Ketua umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) memimpin rapat pengurus pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Foto: Antara/Aprillio Akbar
Ketua umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) memimpin rapat pengurus pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Foto: Antara/Aprillio Akbar

Golkar Disebut Butuh Ketua Umum yang Fokus

Nasional munas golkar
Medcom • 22 November 2019 22:18
Jakarta: Ketua umum Partai Golkar disarankan tak rangkap jabatan dan fokus mengurusi partai. Dengan begitu, partai bisa dibawa lebih berkembang dan maju.
 
Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai rangkap jabatan akan menyulitkan ketua umum untuk membagi waktu.
 
"Golkar itu partai besar, mesti diurusi dengan serius dan fokus. Agar lebih maju dan berkembang," kata Pangi, Jumat, 22 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua kandidat kuat calon ketua umum Partai Golkar saat ini punya posisi strategis di luar partai. Pertama, Airlangga Hartarto yang menjabat Menteri Perindustrian. Kedua, Bambang Soesatyo yang merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
 
Pengurus Pusat Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Freddy Latumahina, juga mengharapkan ketua umum yang mencurahkan tenaga dan pikiran untuk membesarkan partai. Menurutnya, Golkar butuh sosok ketua umum yang bisa mengembalikan lagi kejayaan partai.
 
"Butuh figur yang bisa mengembalikan gerbong Partai Golkar kembali ke relnya," kata Freddy.
 
Golkar akan menggelar musyawarah nasional (munas) pada 4 hingga 6 Desember 2019. Agenda utama munas adalah memilih ketua umum.
 
Ada dua kandidat kuat yang akan bertarung menjadi ketua umum, yakni petahana Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo. Bambang baru saja mendeklarasikan diri untuk ikut dalam kontestasi.

 

(UWA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif