NEWSTICKER
Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id

KPU Diminta Tinjau Ulang Pelaksanaan Pilkada Imbas Korona

Nasional Virus Korona Pemilu Serentak 2020
Indriyani Astuti • 17 Maret 2020 10:14

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta meninjau pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 di 270 daerah. Peninjauan ulang penting seiring berkembangnya pandemi virus korona (covid-19).

"Beberapa daerah tersebut bahkan sangat dekat dengan DKI Jakarta yang menjadi titik krusial penyebaran wabah covid-19. Seperti Kota Depok dan Tangerang Selatan," ujar peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) FadilRamadhani di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

Dia menuturkan rangkaian pelaksanaan pilkada akan membuat banyak aktivitas di luar kantor. Selain itu, pada prosesnya orang dengan jumlah banyak berkumpul di suatu tempat.
 
Fadil menilai penting bagi KPU berkoordinasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona. Koordinasi diperlukan gunamenentukan langkah mitigasi tahapan pelaksanaan pilkada.

(Baca: KPU Belum Berencana Tunda Pilkada Imbas Korona)

Dia menuturkan panduan teknis pelaksanaan tahapan pilkada juga dapat disesuaikan dengan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus covid-19. Hal itu diatur Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota

Dalam hal sebagian atau seluruh wilayah Pemilihan terjadi kerusuhan, gangguan keamanan, bencana alam, atau gangguan lainnya yang mengakibatkan sebagian tahapan penyelenggaraan Pemilihan tidak dapat dilaksanakan maka dilakukan Pemilihan lanjutan.

"Untuk menentukan status pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada 2020, khususnya daerah yang terdampak covid-19, maka penting dilakukan pendekatan jaminan keamanan dan keselataman seluruh penyelenggara pemilu, pemilih, dan peserta pemilu," ucap Fadil.

KPU belum berencana menunda proses tahapan Pilkada Serentak 2020. Ketua KPU Arief Budiman mengatakan tahapan masih sesuai jadwal.
 
"Semua proses masih berjalan sesuai tahapan, program, dan jadwal Pemilihan 2020," kata Arief di Senin, 16 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, dia memastikan pihaknya telah memutuskan beberapa langkah terkait tahapan proses pilkada untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. Salah satunya tak mengumpulkan orang dalam jumlah banyak di satu tempat.


 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif