ilustrasi/Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez
ilustrasi/Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez

Anggaran Miliaran Rupiah Mobil Dinas KPK Dianggap Tak Etis

Nasional kpk anggaran
Fachri Audhia Hafiez • 15 Oktober 2020 20:11
Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritisi usulan anggaran pengadaan mobil dinas untuk pimpinan dan jajaran petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengajuan miliaran rupiah untuk mobil dinas di tengah pandemi virus korona (covid-19) dikecam.
 
"Tidak etis jika malah meminta anggaran untuk pembelian mobil dinas seharga miliaran tersebut," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Kurnia mengatakan, nilai-nilai kesederhanaan yang digaungkan KPK memudar. Padahal Lembaga Antikorupsi mestinya menjujung nilai tersebut sebagai bagian dari integritas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ICW mencatat dua momen yang menunjukkan pimpinan KPK tidak sejalan dengan pemberantasan korupsi. Misalnya ketika melanjutkan pembahasan kenaikan gaji pimpinan KPK dan usulan mobil dinas.
 
Baca:Alokasi Mobil Dinas Miliaran Rupiah untuk Elite KPK
 
"Akan tetapi praktik hedonisme semacam ini tidak lagi mengagetkan. Sebab, Ketua KPK Firli Bahuri, telah menunjukkan hal serupa saat menggunakan moda transportasi mewah helikopter beberapa waktu lalu," ujar Kurnia.
 
KPK mengusulkan anggaran mobil dinas 3.500 cc untuk ketua KPK senilai Rp1,4 miliar. Sementara itu, wakil ketua KPK mendapat mobil dinas senilai masing-masing Rp1 miliar. Sedangkan mobil Dewas KPK dianggarkan masing-masing Rp702 juta.
 
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan rincian anggaran untuk 2021 itu masih dibahas. Khususnya terkait pagu anggaran masing-masing unit mobil dinas.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif