Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: Damar Iradat/Medcom.id
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: Damar Iradat/Medcom.id

Jokowi-Ma'ruf Diminta Mewujudkan Pemekaran di Jabar

Nasional pemekaran daerah
Damar Iradat • 20 Oktober 2019 13:18
Jakarta: Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin diminta mendengarkan keluhan warga Jawa Barat. Salah satunya soal pemekaran wilayah di Jabar.
 
"Jabar itu ada dua sebenarnya permintaannya. Kalau boleh daerah tingkat II-nya dimekarkan. Penduduknya terlalu banyak, hampir 50 juta," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019.
 
Menurut dia, Jabar hanya memiliki 27 daerah yang menampung sekitar 50 juta penduduk. Jumlah daerah ini dirasa kurang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria yang akrab disapa Emil itu membandingkannya dengan jumlah daerah di Jawa Timur yang bisa lebih banyak. Padahal penduduk di Jatim lebih sedikit dari Jabar.
 
"Makannya suka ada dinamika Bekasi pengen ini, Bogor pengen itu, sebenarnya karena wilayahnya terlalu luas. Harapannya mudah-mudahan Pak Jokowi bisa mengakomodir," ungkap Emil.
 
Permintaan lainnya yakni keadilan bantuan fiskal. Menurut dia, bantuan fiskal Jabar seharusnya disesuaikan dengan jumlah penduduk.
 
"Kalau penduduknya besar, bantuan fiskalnya juga harusnya besar. Sekarang masih belum," jelasnya.
 
Di sisi lain, Emil juga berharap Jokowi-Ma'ruf dapat melanjutkan kinerja pemerintahan sebelumnya. Masih ada sejumlah catatan yang perlu diperbaiki Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun mendatang.
 
"Catatan saya, sosial politik banyak gejolak di periode pertama, mungkin bisa disempurnakan dan diperbaiki dengan cara-cara baru," tutur Emil.
 
Jokowi-Ma'ruf akan mengucapkan sumpah jabatan untuk memimpin Tanah Air periode 2019-2024 di Gedung DPR/MPR, Jakarta. Pengukuhan Jokowi-Ma'ruf akan dihadiri tokoh bangsa.
 
Megawati dan SBY dipastikan datang. Rival Jokowi-Ma'ruf di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, juga bakal memenuhi undangan.
 
Sebanyak 17 kepala negara, kepala pemerintahan, dan utusan khusus negara sabahat juga akan hadir. Mereka di antaranya Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, PM Singapura Lee Hsien Loong, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, PM Australia Scott Morisson, dan Raja Swaziland Mswati III.
 
Menteri Transportasi Amerika Serikat Elaine Chao juga akan datang ke Jakarta menyaksikan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Sementara itu, PM Shinzo Abe dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengirimkan utusan khusus.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif