Ilustrasi ibadah umrah dan haji. Foto: Dok. AFP
Ilustrasi ibadah umrah dan haji. Foto: Dok. AFP

Kemenag: Aturan Batas Usia Jemaah Haji Harus Diikuti

Nasional kementerian agama haji ibadah haji DPR RI
M Iqbal Al Machmudi • 18 April 2022 10:59
Jakarta: Pemerintah Arab Saudi menetapkan syarat bagi jemaah yang akan berangkat haji pada tahun ini. Di antaranya jemaah masih berusia di bawah 65 tahun dan menerima vaksinasi lengkap yang disetujui Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
 
"Keputusan pemerintah Arab Saudi ini tentunya harus diikuti. Namun, penyampaian yang efektif kepada masyarakat juga perlu dilakukan," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief, Senin, 18 April 2022.
 
Selain itu, jemaah dari luar Arab Saudi wajib menyerahkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) negatif covid-19. Tes dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hilman mengimbau Kanwil Kemenag Provinsi menyosialisasikan kebijakan pemerintah Arab Saudi ini secara efektif agar bisa dipahami jemaah haji. "Dengan adanya batasan usia lansia, mohon ini bisa dijadikan langkah-langkah yang baik agar dapat meyakinkan masyarakat," ujar Hilman.
 
Baca: Terkendala Usia, Puluhan Calon Jemaah Haji di Bandung Terancam Gagal Berangkat
 
Sehubungan kebijakan pembatasan lansia bagi jemaah haji tahun ini, Hilman berharap dukungan Komisi VIII DPR. Sehingga, keberangkatan lansia bisa diprioritaskan pada pelaksanaan haji 2023.
 
Di samping itu, Hilman masih menunggu kebijakan pemerintah Arab Saudi terkait kuota jemaah haji Indonesia. Menurut dia, Kemenag terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah Arab Saudi untuk bisa segera mendapat kepastian kuota haji Indonesia.
 
"Kemenag terus melakukan persiapan pelaksanaan haji dalam negeri. Saat ini sudah dalam proses input pasport untuk e-Hajj," ujar dia.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka mengingatkan pelaksanaan haji tahun ini masih di tengah pandemi covid-19. Masalah kesehatan jemaah harus benar-benar dikawal dan dimonitor secara penuh.
 
Pemerintah juga perlu menyediakan vitamin bagi jemaah agar stamina mereka tetap terjaga selama pelaksanaan ibadah haji.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif