Partai Menengah Lebih Cerdas Memilih Kandidat
Direktur Pusat Studi Sosial Politik Indonesia Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun - MI/Ramdani.
Jakarta: Proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 telah berlangsung. Partai NasDem mencatat 11 calon yang diusung dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur menang dari 17 provinsi yang menggelar pemilihan. 

Direktur Pusat Studi Sosial Politik Indonesia Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menilai, fenomena ini disebabkan strategi partai menengah yang lebih cerdas dan kreatif. 

"Pertama karena strateginya. Partai menegah lebih cerdas memilih kandidat," kata Ubedilah di sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Juni 2018. 


Ubedilah menilai, partai menengah seperti NasDem, memiliki kemampuan political mapping yang baik. Selain itu, partai menengah juga dinilai lebih mampu membaca publik dan memetakan peluang kemenangan. 

Kemunculan partai menengah sebagai partai yang paling banyak memperoleh kemenangan di Pilkada 2018, menurut Ubedilah, juga bisa menjadi pelajaran bagi partai-partai besar. Dia menilai, Pilkada 2018 menunjukkan mesin politik partai menengah bekerja lebih optimal dari pada partai-partai besar. 

(Baca juga: NasDem Menang di 11 Pilgub Versi Hitung Cepat)

"Strateginya lebih cerdas, lebih kreatif, dan lebih bisa membaca publik," tandas dia. 

Pada Pilkada Serentak 2018, Partai NasDem menurunkan jagoan di 167 provinsi. Sebanyak 150 daerah di antaranya merupakan calon kepala daerah yang diusung langsung oleh NasDem, sisanya dalam bentuk dukungan. 

NasDem menang di 11 pemilihan gubernur-wakil gubernur yakni Jawa Timur, Jawa tengah, Jawa Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Riau, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan. 

NasDem juga tercatat memberikan dukungan pada tiga pasangan calon independen. Masing-masing di Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kudus, dan Kota Madiun. 

Partai besutan Surya Paloh itu mampu mengalahkan partai-partai besar seperti PDIP yang menang 4 pemilihan gub-wagub, Partai Gerindra menang 3 pemilihan, Partai Golkar menang 9 pemilihan. 

(Baca juga: PDIP Klaim Hasil Pilkada 2018 Bukti Sukses Kaderisasi Partai)





(REN)