Partai Demokrat kubu Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dimediasi di PN Jakarta Pusat. Medcom.id/Candra Yurin Nuralam
Partai Demokrat kubu Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dimediasi di PN Jakarta Pusat. Medcom.id/Candra Yurin Nuralam

Kali Ketiga, Demokrat Kubu AHY dan Moeldoko Mediasi di PN Jakpus

Nasional Partai Demokrat Moeldoko kongres partai demokrat
Candra Yuri Nuralam • 03 Juni 2021 11:58
Jakarta: Dua kubu Partai Demokrat menjalani mediasi ketiga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini, 3 Juni 2021. Kedua kubu Demokrat telah dua kali dimediasi tanpa hasil.
 
"Gugatan itu kan harus dimediasi dulu," kata mantan kader Demokrat Marzuki Alie di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 3 Juni 2021.
 
Gugatan Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah dicabut pada Maret 2021. Namun, gugatan kembali didaftarkan pada 13 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 12 orang dari kubu Moeldoko digugat. Mereka ialah Muhammad Rahmad, Yus Sudarso, Sofwatillah Mohzaib, Max Sopacua, dan Achmad Yahya. Kemudian, Demokrat juga menggugat Darmizal, Marzuki Alie, Tri Julianto, Supandi R Sugondo, Boyke Novrizon, Johni Allen Marbun, dan Aswin Ali Nasution.
 
Marzuki mengaku tidak dendam dengan kubu AHY usai status keanggotannya dicabut atau masuk daftar tergugat. Dia hanya berharap mediasi ini bisa menghentikan gugatan.
 
"Niat kita kan baik-baik saja. Yang panggilan ketiga ini hanya Pak Riefky (Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya) yang hadir," ujar Marzuki.
 
Baca: Gugatan ke AHY Kembali Kandas, Kubu KLB Disebut Kalah Telak
 
Marzuki berharap konflik buntut Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatra Utara, ini cepat kelar. Dia mengaku sudah pernah menghubungi Riefky untuk mengusahakan perdamaian dengan kubu AHY.
 
"Saya bilang ke Riefky, 'kamu kan kenal aku baik, kenapa enggak hubungi sana (kubu Agus)'," tutur Marzuki.
 
Marzuki tidak memerinci kapan memberi 'kode' Riefky untuk berdamai. Dia juga tak memerinci lebih jauh percakapannya dengan Riefky. Namun, dia mengatakan Riefky mengaku kesulitan membantunya.
 
"Dia (Riefky) merasa situasinya mungkin terlalu hiruk pikuk atau bagaimana. (Saya) enggak paham," ujar Marzuki.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif