Tangkapan layar Metro TV
Tangkapan layar Metro TV

Hati-hati, Tuntutan Masa Jabatan Kades Dikonversi Jadi Sel-sel Tim Sukses

MetroTV • 25 Januari 2023 16:49
Jakarta: Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Khoirul Umam, menilai wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa amat politis. Apalagi muncul menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
 
"Berpotensi menjadi alat kepentingan dari sejumlah partai politik. Bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan tertentu untuk menjadi sel-sel tim sukses pada Pemilu 2024," kata Khoirul dalam tayangan program Metro Pagi Primetime, Metro TV, Rabu, 25 Januari 2023.
 
Dia meyakini kepala desa memiliki pengaruh dalam menentukan suara pada Pemilu 2024 nanti. Baik itu saat pemilihan legislator, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Amat menentukan terutama di tempat pemungutan suara (TPS) di wilayahnya," ujar Khoirul.
 
Ada sekitar 83 ribu desa di Indonesia. Angka itu menjadi potensial untuk bisa memenangi Pemilu 2024.
 
Baca: Kepala Desa Mau Jabatan 9 Tahun, Presiden: Silakan ke DPR
 
Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) meminta pemerintah memperpanjang jabatan kepala desa (kades). Apdesi meminta agar masa jabatan kades bertambah dari 6 tahun menjadi 9 tahun. Tak hanya itu, Apdesi juga meminta agar kades bisa menjabat 3 periode atau hingga 27 tahun.
 
Pada Senin, 16 Januari 2023, para kades melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI. Mereka meminta agar Pasal 39 Ayat 1 pada UU Desa direvisi karena ingin masa jabatan yang semula 6 tahun diubah menjadi 9 tahun. (Sri Dewi Larasati)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 
(UWA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif