Ilustrasi PSBB. Medcom.id
Ilustrasi PSBB. Medcom.id

Jokowi Instruksikan Aturan PSBB Tak Mengendur

Nur Azizah • 04 Mei 2020 15:26
Jakarta: Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut grafik pasien covid-19 (korona) di sejumlah daerah mulai datar bahkan menurun. Kendati begitu, Presiden Joko Widodo tak ingin kepala daerah lengah dan mengendurkan aturan.
 
"Bahwa telah terjadi perlambatan di beberapa provinsi terkait dengan status PSBB, kemudian Pak Presiden meminta agar perlambatan ini tidak membuat kita semua jadi kendur," kata Doni di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Senin, 4 April 2020.
 
Jokowi menginstruksikan semua kepala daerah dan komponen masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Baik itu physical distancing, social distancing, rutin mencuci tangan, menggunakan masker, dan lainnya.

Kendati demikian, kepala daerah diminta tidak berlebihan. Doni mengatakan Kepala Negara mendapat laporan sejumlah wilayah berlebihan menerapkan PSBB.
 
(Baca: Jokowi Evaluasi Penerapan PSBB)
 
"Ada beberapa tempat yang menurut Pak Presiden kurang tepat. Jadi, ada warung tenda kemudian datang sekelompok petugas lantas membubarkan paksa. Nah seperti ini kan over. Harusnya diingatkan ini warung silakan buka tapi harus diatur yang semula mungkin kursinya 10 dikurangi jadi lima," tutur dia.

Grafik Pasien Positif Menurun

Doni menyebut terjadi penurunan jumlah kasus positif di beberapa wilayah. Namun, ia tak menyebut wilayah yang dimaksud.
 
Kendati demikian, Doni meminta warga tetap waspada. Hal ini disebabkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) terus meningkat.
 
"Kita masih menunggu beberapa hari ke depan setelah laboratorium ini berfungsi bisa lebih optimal baru bisa kita ketahui lebih pasti daerah mana yang mengalami penurunan, mana yang mendatar, dan mana mengalami peningkatan," tutur dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>