NEWSTICKER
Wakil Sekjen PPP, Ahmad Baidowi/MI/Susanto
Wakil Sekjen PPP, Ahmad Baidowi/MI/Susanto

Pencabutan Kewarganegaraan Eks ISIS Butuh Aturan Komprehensif

Nasional isis WNI Gabung ISIS
Anggi Tondi Martaon • 21 Februari 2020 21:29
Jakarta: Pencabutan kewarganegaraan 689 Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS, dianggap tak bisa sembarangan. Wakil Sekjen PPP, Ahmad Baidowi, menuntut aturan komprehensif mengenai hal ini.
 
"Yang begini sepertinya belum diatur dalam peraturan teknis lainnya, baik Peraturan Pemerintah (PP) maupun Keputusan Menteri (Kepmen). Kalau ada Kepmen itu baru menjadi dasar hukum sebagai pelaksana dari aturan pemerintah," kata Baidowi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, 21 Februari 2020.
 
Baca:Menko Polhukam-MUI Bahas Eks Kombatan ISIS

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Baidowi, Undang-Undang Kewarganegaraan tak mengatur spesifik soal pencabutan status WNI. Sebab beleid didesain menghindari status stateless, dan dianggap masih sumir dibenturkan dengan permasalahan ini.
 
"Artinya ketika seseorang tidak diakui sebagai WNI dia menjadi warga apa (negara lain). Beda misalkan saat dia dwi negara. Ketika dia tidak diakui sebagai WNI masih ada cadangan. Kalau ini kan tidak," ungkap dia.
 
Pencabutan Kewarganegaraan Eks ISIS Butuh Aturan Komprehensif
Ilustrasi/Medcom.id
 
Baidowi mendukung langkah pemerintah tak langsung mencabut status kewarganegaraan 689 WNI eks ISIS. Perlu langkah hukum lanjutan menguatkan langkah itu.
 
"Memang harus dikeluarkan kepmenya. Supaya ada dasar hukum, lebih kuat," ujar dia.
 
Baca:Keppres Dapat Perkuat Pencabutan Status WNI eks ISIS
 
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut aturan pencabutan status kewarganegaraan eks ISIS tengah disusun. Aturan diterbitkan setelah pendataan eks ISIS rampung.
 
"Sedang dikerjakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)" kata Mahfud di Istana Negara, Selasa, 18 Februari.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif