Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Wapres Minta Program Pengentasan Kemiskinan dan Stunting Tepat Sasaran

Nasional kemiskinan dana desa stunting
Fachri Audhia Hafiez • 11 Februari 2020 13:32
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta setiap kementerian dan lembaga menjalankan program pemerintah secara tepat sasaran. Dengan begitu, target pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan program dana desa dapat tercapai dengan baik.
 
"Adanya koordinasi antarlembaga sehingga sasarannya optimal. Tidak sama-sama kerja tetapi bekerja sama, yang pada ujungnya semuanya itu ada di desa," kata Ma'ruf usai memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan, pencegahan stunting, dan program dana desa di Gedung Grand Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Februari 2020.
 
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, ditetapkan target penurunan kemiskinan sebesar 6,5 persen dan 14 persen untuk stunting hingga akhir tahun 2024. Sementara itu, angka kemiskinan di Indonesia berada pada level 9,22 persen per September 2019. Persentase ini menurun sebesar 0,19 persen poin dari Maret 2019, dan 0,44 persen poin dari kondisi September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyaluran dana desa baru mencapai Rp538 miliar di 1.295 desa hingga Februari 2020. Jumlah tersebut tergolong masih rendah dibandingkan Februari 2019 sebesar Rp 4,67 triliun.
 
Ma'ruf juga telah menerima laporan dari menteri Kabinet Indonesia Maju terkait penggunaan dana desa hingga kendalanya. Dia ingin semua program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
 
"Jangan sampai butuhnya ini, programnya yang lain, jadi kita sesuaikan. Kita adjusment untuk nanti yang akan datang," ujar Ma'ruf.
 
Wapres Minta Program Pengentasan Kemiskinan dan Stunting Tepat Sasaran
Ilustrasi. Foto: MI
 
Presiden Joko Widodo, jelas dia, memberikan arahan agar masalah kemiskinan, stunting, dan pemberdayaan masyarakat desa betul-betul diperhatikan. "Kita sepakat melakukan evaluasi hal-hal yang memang belum tepat sasaran. Supaya lebih tepat, lebih sesuai dengan keinginan program nasional, sesuai arahan Presiden," ujar Ma'ruf.
 
Rapat koordinasi ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
 
Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo juga hadir dalam rapat yang dipimpin Ma'ruf ini.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif