Taufik Kurniawan Dinonaktifkan
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan (batik) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANT/Indrianto Eko.
Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan Taufik Kurniawan sebagai kader dan pengurus partai. Tindakan itu diambil setelah Wakil Ketua DPR itu resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita nonaktifkan yang bersangkutan dari DPP," kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno saat dihubungi wartawan, Jumat, 2 November 2018.

Baca: Taufik Kurniawan akan 'Bernyanyi' di Persidangan


Secepatnya, kata Eddy partai segera membahas proses pergantian Taufik di pucuk pimpinan DPR. PAN juga akan segera mencari sosok pengganti Taufik.

"Kami yakini pak TK akan kooperatif menjalani proses hukumnya," pungkasnya. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan. Politikus PAN itu ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBNP 2016.

Taufik yang mengenakan rompi tahanan menuding kasusnya sebuah rekayasa. Termasuk, penetapan dirinya sebagai tersangka.

Baca: Penetapan Tersangka Tak Hapus Status Caleg Taufik

Kendati menuding ada pihak yang ingin dirinya menjadi pesakitan, Taufik berjanji akan bersikap kooperatif. Dia menghormati proses hukum yang berjalan di Lembaga Antirasuah.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Taufik ditahan selama 20 hari ke depan, di Rumah Tahanan (Rutan) cabang KPK, di Kantor KPK Kav C-1. Penahanan dilakukan demi kepentingan penyidikan.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id