Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Penambahan Pasal Eksisting Diklaim Tak Cacat Prosedur

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Anggi Tondi Martaon • 13 Oktober 2020 18:58
Jakarta: Badan Legislasi (Baleg) menegaskan penambahan atau perubahan pasal dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) tidak cacat prosedur atau formil. Perubahan hanya merujuk pada kesepakatan Panitia Kerja (Panja) dalam pembahasan tingkat 1 UU Ciptaker.
 
"Yang cacat formil itu kalau kemudian bukan keputusan panja yang kita masukan," kata Ketua Baleg sekaligus Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Ciptaker Supratman Andi Agtas di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2020.
 
Politikus Partai Gerindra itu mengakui terdapat perubahan pasal klaster ketenagakerjaan dalan UU Ciptaker setelah disahkan dalam Paripurna yang diselenggarakan 5 Oktober 2020. Perubahan dilakukan setelah Baleg menyisir kembali aturan setelah diparipurnakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada saat selesai (penyisiran) itu kita temukan dan itu (pasal eksisting) harus masuk," kata dia.
 
Perubahan atau penambahan yang dimaksud oleh Supratman, yaitu Pasal 88A dan 154A UU Ciptaker. Yakni mengembalikan ketentuan kedua pasal tersebut UU eksisting, yakni UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
 
"Jadi sebenarnya yang kita putuskan (sahkan di Paripurna) itu adalah sesuai dengan hasil keputusan panja," kata dia.
 
Baca: Draf Final UU Ciptaker Diserahkan ke Pemerintah Besok
 
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Ketua Baleg Willy Aditya menyampaikan, bila ada perubahan posisi pasal, itu hanya bersifat pemindahan. Sedangkan, subtansi dari UU tersebut tetap sama dengan yang disahkan saat paripurna DPR.
 
"Jika terdapat perbaikan-perbaikan maka semua merujuk pada hasil keputusan Panja (panitia kerja) yang telah disetujui dalam paripurna," kata Willy kepada Medcom.id.
 
Finalisasi serupa juga dilakukan terhadap klaster lain. Penyempurnaan merujuk pada hasil pembahasan Panja yang telah disahkan dalam paripurna.
 
"Seluruh perbaikan adalah memastikan pelaksanaan keputusan panja," ujar dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif