Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id/Nur Azizah

Presiden Perintahkan Tumpang Tindih Pemanfaatan Lahan Diselesaikan

Nasional sengketa lahan
Nur Azizah • 06 Februari 2020 16:28
Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya menyelesaikan persoalan tumpang tindih pemanfaatan lahan. Ada 77,3 juta hektare lahan yang mengalami tumpang tindih atau setara 46 persen luas wilayah Indonesia.
 
"Tumpang tindih itu telah menimbulkan yang namanya sengketa lahan dan tidak memberikan kepastian hukum di negara kita. Karena itu, saya minta hal ini segera diselesaikan. Gunakan peta indikatif tumpang tindih informasi geospasial tematik sebagai peta kerja untuk menyelesaikan masalah tumpang tindih pemanfaatan lahan," kata Jokowi dalam rapat terbatas terkait kebijakan satu peta di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Februari 2020.
 
Jokowi menjelaskan pemerintah sudah membangun infrastruktur serta melakukan perencanaan berkaitan dengan pemanfaatan ruang dan penggunaan lahan. Pemerintah juga terus berupaya mempercepat kebijakan satu peta sejak 2016.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya menerima laporan tim percepatan kebijakan satu peta ini telah berhasil mengompilasi 84 peta tematik dari target 85 peta tematik. Tinggal satu peta tematik terkait peta batas administrasi, desa, atau kelurahan yang kita targetkan selesai di Desember 2020," ujar dia.
 
Presiden Perintahkan Tumpang Tindih Pemanfaatan Lahan Diselesaikan
Ilustrasi sengketa lahan. Foto: MTVN/Nurul Hidayat
 
Jokowi mengatakan rampungnya satu peta nasional akan memudahkan penyelesaian masalah tumpang tindih informasi-informasi geospasial di berbagai daerah. Satu peta ini juga diyakini dapat menjadi solusi untuk berbagai tantangan dan hambatan selama proses pembangunan.
 
"Setelah kompilasi peta tematik selesai kita akan bisa lebih fokus mengidentifikasi, dan menyelesaikan masalah tumpang tindih antarinformasi geospasial tematik yang terjadi di berbagai daerah," pungkas Jokowi.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif