Ibadah Haji ilustrasi. Foto: AFP.
Ibadah Haji ilustrasi. Foto: AFP.

Daftar Sebaran Kuota Jemaah Haji Indonesia 2022

Nasional kementerian agama haji ibadah haji
Arga sumantri • 26 April 2022 15:12
Jakarta: Indonesia mendapat jatah 100.051 kuota jemaah dari pemerintah Arab Saudi untuk ibadah haji tahun ini. Jumlah ini terdiri atas 92.825 haji reguler dan 7.226 haji khusus.
 
"Alhamdulillah, sebagai kelanjutan alokasi kuota haji yang diberikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, saya telah menerbitkan KMA (Keputusan Menteri Agama) tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas melalui keterangan tertulis, Selasa, 26 April 2022.

Berikut ini sebaran kuota haji reguler per provinsi:

  1. Aceh: 1.999
  2. Sumatra Utara: 3.802
  3. Sumatra Barat: 2.106
  4. Riau: 2.304
  5. Jambi: 1.328
  6. Sumatera Selatan: 3.201
  7. Bengkulu: 747
  8. Lampung: 3.219
  9. DKI Jakarta: 3.619
  10. Jawa Barat: 17.679
  11. Jawa Tengah: 13.868
  12. DI Yogyakarta: 1.437
  13. Jawa Timur: 16.048
  14. Bali: 319
  15. NTB: 2.054
  16. NTT: 305
  17. Kalimantan Barat: 1.150
  18. Kalimantan Tengah: 736
  19. Kalimantan Selaratan: 1.743
  20. Kalimantan Timur: 1.181
  21. Sulawesi Utara: 326
  22. Sulawesi Tengah: 910
  23. Sulawesi Selatan: 3.320
  24. Sulawesi Tenggara: 922
  25. Maluku: 496
  26. Papua: 491
  27. Bangka Belitung: 486
  28. Banten: 4.319
  29. Gorontalo: 447
  30. Maluku Utara: 491
  31. Kepulauan Riau: 589
  32. Sulawesi Barat: 663
  33. Papua Barat: 330
  34. Kalimantan Utara: 190 
Baca: Kloter Pertama Haji Indonesia Direncanakan Berangkat 4 Juni 2022
 
KMA Nomor 405 tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi, menetapkan 92.246 kuota jemaah haji reguler tahun berjalan, 114 pembimbing, dan 465 petugas haji daerah. Sementara, untuk kuota haji khusus, terdiri atas 6.664 jemaah dan 562 petugas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Baik haji reguler maupun haji khusus, kuota 2022 diperuntukkan bagi jemaah yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji 2020, dan berusia paling tinggi 65 tahun per tanggal 8 Juli 2022 sesuai dengan urutan nomor porsi," ujar dia.
 
Ia mengatakan jemaah haji yang telah melunasi BPIH 2020 yang tidak masuk alokasi kuota atau menunda keberangkatan tahun ini, diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun depan. Dengan catatan, sepanjang kuota haji tersedia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif