CEO dan Founder Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago/Medcom.id
CEO dan Founder Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago/Medcom.id

Hindari Pelanggaran Etik, Ketua MK Diminta Mundur

Kautsar Widya Prabowo • 26 Maret 2022 21:59
Jakarta: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman diminta untuk mundur. Permintaan itu terkait rencana Anwar menikahi adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati. 
 
CEO dan Founder Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan tindakan yang dilakukan Anwar tidak melanggar konstitusi. Namun, secara kode etik tidak tepat.
 
"Karena kita bernegara ini bukan hanya prosuderal, tapi ada nilai-nilai yang kita bangun," ujar Pangi dalam program acara News Maker by Medcom.id, secara virtual, Sabtu, 26 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Pangi menilai Anwar telah merusak wibawa MK sebagai benteng terakhir konstitusi. Sebab, masyarakat akan meragukan hasil keputusan MK terkait sengketa yang berhubungan dengan pemerintah.
 
Baca: Rencana Pernikahan Ketua MK dan Adik Jokowi Berpotensi Ciptakan Konflik Kepentingan
 
"Kalau nanti undang-undang presidential threshold mau diajukan uji materi, masyarakat sudah putus asa. Sudah enggak yakin, sudah enggak percaya," kata dia.
 
Belum lagi, kata dia, presepsi liar masyarakat terhadap pernikahan Anwar dan adik Jokowi akan sulit dikendalikan. Citra Jokowi diyakani akan tercoreng.
 
Sebelumnya Idayati akan melangsungkan pernikahan dengan Anwar Usman pada 26 Mei 2022. Rencana tersebut lanjutan dari prosesi lamaran yang telah dilakukan Anwar di sela kunjungan kerja Jokowi di Solo 11-12 Maret 2022.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif