Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Medcom
Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Medcom

Perselisihan Muhaimin dengan Yenny-PBNU Dinilai Tak Pengaruhi Suara PKB

Anggi Tondi Martaon • 27 Juni 2022 14:56
Jakarta: Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berselisih pendapat dengan putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid. Perselisihan itu dinilai tak akan berdampak pada perolehan suara PKB di Pemilu 2024.
 
"Kenapa? Karena sejak awal suara PKB itu adalah memang didominasi oleh kelompok yang loyal terhadap Muhaimin dan memang sudah secara kultural adalah pemilih PKB," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat dihubungi, Senin, 27 Juni 2022.
 
Dedi menyampaikan kondisi tersebut anomali. Pemilih PKB seharusnya dekat dengan Yenny yang merupakan keluarga dari Gus Dur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, perolehan suara PKB terus meningkat usai Pemilu 2009. Peningkatan paling besar terjadi pada Pemilu 2019
 
"Dari periode pemilu ke pemilu berada pada posisi yang meningkat. Perolehan tertinggi tentu adalah pada Pemilu 2019," ungkap dia.
 

Baca: Perseteruan Muhaimin-Keluarga Gus Dur Pernah Berdampak Buruk pada PKB


Tekanan kepada PKB juga datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar itu melarang kadernya ikut politik praktis.
 
Namun, Dedi menilai instruksi tersebut tak berdampak besar kepada perolehan suara PKB. Sebab, pengaruh Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Staquf dinilai tak terlalu besar hingga tingkat akar rumput.
 
"Bahkan ketum saja, tokoh sentral dari PBNU sendiri belum tentu punya pengaruh terhadap tingkatan kader di bawah, apalagi kalau instruksi itu bernada politis," sebut dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif