Mantan Diplomat Indonesia Ple Priatna. Medcom.id/Theo
Mantan Diplomat Indonesia Ple Priatna. Medcom.id/Theo

Redam Konflik Rusia-Ukraina, Indonesia Perlu Bikin Poros Baru

Theofilus Ifan Sucipto • 26 Juni 2022 12:11
Jakarta: Mantan Diplomat Indonesia Ple Priatna mengusulkan Indonesia membentuk poros baru untuk meredam konflik Rusia dan Ukraina. Indonesia bisa memanfaatkan forum G7 di Jerman.
 
Ple mengatakan G7 mengundang beberapa negara selain Indonesia, yaitu Senegal, India, dan Afrika Selatan. Ketiga negara tersebut memiliki kesamaan, yakni absen saat voting di majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
 
“Kita bisa melobi mereka dan membuat poros karena punya peluang,” kata Ple dalam Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Misi Berani Jokowi: Damaikan Rusia-Ukraina,’ Minggu, 26 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ple mengatakan ketiga negara itu sama-sama mendorong jalur diplomasi dan damai. Mereka tidak ingin memberi sanksi apalagi mengisolasi Rusia.
 
“Momen ini bisa digunakan untuk membentuk poros baru,” ujar dia.
 
Ple berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanfaatkan kesempatan emas tersebut. Indonesia juga bisa membicarakan masalah krisis pangan dan energi serta dampak perang Rusia dan Ukraina.
 
Baca: Jokowi Diminta Ajak Seluruh Negara Tinggalkan Konsep Pakta Pertahanan

Presiden Joko Widodo direncanakan mengunjungi Kiev, Ukraina, dan Moskow, Rusia, pada akhir Juni 2022. Lawatan Kepala Negara membawa misi kemanusiaan.
 
"Kunjungan ke kedua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang masih tidak normal. Situasi saat ini masih sangat kompleks," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022.
 
Namun, kata dia, Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi dalam meredakan krisis. Presiden Jokowi akan menjadi pemimpin Asia pertama yang melakukan kunjungan ke kedua negara tersebut di tengah invasi Rusia ke Ukraina.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif