Anggota Satgas PDI Perjuangan membawa lukisan mantan Presiden Soekarno saat apel Siaga dalam acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta. Foto: MI/Immanuel Antonius.
Anggota Satgas PDI Perjuangan membawa lukisan mantan Presiden Soekarno saat apel Siaga dalam acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta. Foto: MI/Immanuel Antonius.

PDI Perjuangan: Bung Karno Inspirasi Dunia

Nasional soekarno
Theofilus Ifan Sucipto • 06 Juni 2019 13:39
Jakarta: PDI Perjuangan berkomitmen melanjutkan keteladanan Presiden pertama Soekarno. Hal ini mengingat semangat juang Bung Karno telah menginspirasi negara lain dengan memelopori Konferensi Asia Afrika yang melahirkan Gerakan Non Blok.
 
"Itu menjadi bukti bagaimana gagasan Bung Karno diterima luas dan menginspirasi banyak bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin untuk merdeka," kata Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis 6 Juni 2019.
 
Hal itu disampaikan Hasto untuk memperingati lahir Soekarno, 6 Juni 1901. Bung Karno, sapaan karib Soekarno, adalah ayah kandung dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan ide, gagasan, cita-cita dan perjuangan Bung Karno dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," jelas Hasto.
 
Dia mengatakan cita-cita Bung Karno selalu relevan. Pasalnya, gagasan Soekarno berangkat dari kesadaran menjadikan politik sebagai pembebas manusia agar merdeka dari belenggu penjajahan.
 
"Intisari dari seluruh pemikiran Bung Karno adalah pada perjuangan kemanusiaan itu sendiri," ujar dia.
 
PDI Perjuangan pun menganggap jejak langkah Soekarno yang penuh perjuangan bagi kemerdekaan Indonesia bakal terus abadi. Bung Karno, kata dia, menempatkan demokrasi politik yang menyatu dengan demokrasi ekonomi dan kebudayaan.
 
Baca: Haji Soekarno Bikin Geger Singapura
 
Hasto menjelaskan hal itu tercermin dari pernyataannya bila membumikan Pancasila hanya bisa dilakukan melalui rasa cinta Tanah Air yang berkobar-kobar. Hal itu perlu dijalani untuk mewujudkan Trisakti agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
 
"Trisakti terbukti menjadi kredo dari begitu banyak keberhasilan bangsa-bangsa besar di dunia," imbuh dia.
 
Di ulang tahun Bung Karno yang ke-118, Hasto memberi selamat karena gagasan Bung Karno menjadi universal. Seluruh rakyat Indonesia bahkan dunia terinspirasi olehnya.
 
Hasto mengatakan masalah di negara akan datang dan pergi. Kapitalisme disebut menciptakan krisis dan penerapan Pancasila menjadi jalan tengahnya
 
"Antitesa dari kapitalisme adalah sosialisme ala Indonesia, yakni Pancasila yang dibumikan dengan jalan Trisakti. Selamat hari ulang tahun Bung Karno ke-118," pungkas dia.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif