Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Branda ANTARA/
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Branda ANTARA/

Pengamat: Ganjar Dikucilkan dari PDI Perjuangan

Nasional PDIP capres Pilpres puan maharani Ganjar Pranowo Pilpres 2024
Anggi Tondi Martaon • 07 Mei 2022 17:46
Jakarta: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dinilai tengah dikucilkan PDI Perjuangan. Hal itu tampak dari ketidakhadiran Ganjar dalam acara halalbihalal kepala daerah di Jateng yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jateng.
 
"Ganjar tampaknya memang sudah disisihkan dari PDI Perjuangan," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga kepada Medcom.id, Sabtu, 7 Mei 2022.
 
Perlakuan tersebut sudah berulang kali dialami Ganjar. Salah satunya, ketidakhadiran Ganjar saat Puan Maharani meresmikan pompa air di Wonogiri, Jateng.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal Wonogiri itu masih wilayah kekuasaan Ganjar," ungkap dia.
 
Dia menilai Ganjar dikucilkan karena pergerakannya yang ingin maju pada Pilpres 2024. Padahal, DPP PDI Perjuangan kemungkinan besar ingin mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden.
 
"Ganjar dianggap tetap membangkang karena terus mengerahkan relawannya untuk Pilpres 2024. Sikap dan tindakan Ganjar dinilai oleh DPP PDIP sebagai kader yang tidak loyal," sebut dia.
 
Baca: Berambisi Menang Pemilu 3 Kali, Puan: Kalah itu Enggak Enak
 
Maka tak heran, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) sekaligus Ketua DPD Jateng Bambang Wuryanto memberikan sanksi kepada Ganjar. Salah satunya dengan tidak mengajak Ganjar di setiap kegiatan di Jateng.
 
"Bambang Pacul itu loyalis Puan dan akan mengamankan Puan untuk menjadi capres PDIP pada Pilpres 2024," ujar dia
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif