Aplikasi Pakem Dinilai Mampu Jadi Komponen Pengawas

M Sholahadhin Azhar 29 November 2018 01:19 WIB
aliran sesat
Aplikasi Pakem Dinilai Mampu Jadi Komponen Pengawas
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi--MI/Susanto
Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta yang meluncurkan aplikasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem). Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi menyebut, aplikasi itu sangat bermanfaat mengawasi perkembangan aliran kepercayaan di Tanah Air.

"Saya kira itu bagus untuk pengawasan, (tapi) bukan dalam konteks kontrol ketat," ujar Baidowi saat dihubungi, Rabu, 28 November 2018.

Ia melihat aplikasi ini menggambarkan kepentingan kejaksaan, untuk mengawasi aliran kepercayaan. Tujuannya, agar tak ada paham-paham yang melenceng dari ideologi Pancasila.


Baidowi meminta semua pihak tak anti dengan aplikasi tersebut. Sebab yang disasar hanyalah indikasi penyelewengan aliran. Selama kegiatan dan aktivitas mereka sesuai dengan aturan yang berlaku, tak perlu ada rasa khawatir.

"Apa yang dilakukan pemerintah sifatnya pencegahan," katanya.

Baca: Aplikasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Diyakini Mencegah Persekusi

Meski dapat dukungan, aplikasi Pakem mendapat penolaka  dari beberapa pihak. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut hal itu tak pantas diterapkan.

Keduanya beranggapan bahwa aplikasi itu berpotensi menimbulkan intoleransi. Sebab ada fitur aduan yang bisa menimbulkan persekusi di tengah masyarakat.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id