Menlu Retno Marsudi. Foto: MI
Menlu Retno Marsudi. Foto: MI

Kunci Kemlu Melayani Publik

Nasional ombudsman pelayanan publik
Ilham Pratama Putra • 27 November 2019 12:06
Jakarta: Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, memastikan akan mempertahankan pelayanan publik Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Pelayanan institusi binaan Retno itu dicap sebagai yang terbaik oleh Ombudsman.
 
"Tentunya ini bukan hal yang mudah untuk dicapai dan lebih lagi adalah tidak mudah untuk dipertahankan," kata Retno di Hotel JS Luwansa, Jakarta Pusat, Rabu, 27 November 2019.
 
Menurut dia, paling tidak ada tiga hal yang dipertahankan Retno untuk terus mengunci anugerah Ombudsman. Pertama, retno akan terus mengubah pemikiran para pejabat supaya terus bekerja dengan baik,

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, Kemlu akan mencanangkan standar pelayanan yang mudah dan transparan. Dia berjanji pelayanan di Kemenlu akan gampang dipantau. Terakhir, sistem pelayanan terus diberikan inovasi.
 
"Sekali lagi terima kasih banyak dan ini adalah anugerah terindah di hari ulang tahun saya hari ini," ungkap perempuan yang genap berusia 57 tahun.
 
Kemlu mendapatkan nilai 110 dalam pelayanan publik dari Ombudman. Kementrian Agama (Kemenag) di posisi kedua dengan nilai 92,5. Namun, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyebut prestasi ini bukan hasil kerjanya.
 
"Ini akan saya tunjukkan pada semua anggota, ini adalah prestasi mereka semua. Dan akan saya tunjukan juga pada menteri sebelum saya. Karena dialah yang mengerjakan ini bukan saya. Saya hanya menerima hadiah di depan saja," jelas Fachrul.
 
Fachrul berjanji Kemenag akan terus menjaga pelayanan kepada masyarakat. Hal itu menjadi visi Kemenag di bawah asuhannya.
 
"Kami punya misi, setiap melayani publik, kami pasti memasukkan ide-ide kami, yaitu satu, toleransi dan moderasi beragama," kata dia.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif