Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukkan barang bukti motor Harley Davidson selundupan Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara. ANT/Hafidz Mubarak.
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukkan barang bukti motor Harley Davidson selundupan Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara. ANT/Hafidz Mubarak.

Banyak 'Hantu' di Garuda Indonesia

Nasional bumn Garuda Indonesia
Nur Azizah • 06 Desember 2019 11:49
Jakarta: Ketua Komisi VI DPR Faisol Reza menyebut banyak 'hantu' di perusahaan pelat merah Garuda Indonesia. Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara disebut sebagai salah satu 'hantu' itu.
 
"Di Garuda banyak 'hantunya'. Menghadapi 'hantu' harus orang kuat. Persoalan yang muncul yang kita lihat sekarang ini kan bukan tidak mungkin sebagai bagian dari 'hantu-hantu' itu," kata Faisol kepada Medcom.id, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Faisol meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk sosok yang lebih kuat menggantikan Askhara. Sosok itu bisa mengusir 'hantu-hantu' yang gentayangan di perusahaan pelat merah itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Garuda harus segera diatasi dengan menunjuk orang baru yang lebih tepat, lebih kuat dan lebih cepat," tegas dia.
 
Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengapresiasi tindakan Erick memecat Askhara. Ia meminta Erick tetap bertindak tegas tanpa pandang bulu.
 
"Tindakan menteri BUMN mencopot yang bersangkutan kita apresiasi karena sebagai bagian dari langkah tegas, sekaligus good will penegakan aturan tanpa pandang bulu," pungkas dia.
 
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir akan mencopot Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Pencopotan dilakukan usai terungkap kasus penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda Indonesia jenis Airbus A330900 NEO.
 
Erick mengatakan pencopotan itu dilakukan usai mendapatkan kesaksian baru yang berasal dari dokumen komite audit dan komisaris. Dokumen menguatkan bukti bahwa motor Harley-Davidson tersebut adalah milik direktur utama Garuda Indonesia.
 
"Dengan itu saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan Dirut Garuda," kata Erick Thohir di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.
 
Erick menjelaskan Ashkara secara sistematis melakukan penyelundupan motor ini. la menginstruksikan seseorang untuk mencari motor Harley-Davidson klasik pada 2018 lalu.
 
Saat motor sudah didapat, pembayaran lantas dilakukan melalui transfer banking ke Finance Manager Garuda Indonesia di Amsterdam pada April 2019.
 
Masalah tak hanya sekali menjerat pejabat Garuda Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks Dirut PT Garuda Emirsyah Satar bersama Soetikno dan mantan Direktur Teknik dan Pengelola Armada Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigno. Ketiganya diduga menerima sejumlah uang dari Rolls-Royce atas pengadaan pesawat tahun anggaran 2008-2013.
 
Penyidik KPK menemukan fakta baru saat merampungkan kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat PT Garuda Indonesia. Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut, ada temuan uang yang mengalir ke sejumlah pejabat perusahaan pelat merah itu.
 
"Ditemukan dugaan aliran dana yang jauh lebih besar, yaitu dari dugaan awal sebesar Rp20 miliar menjadi Rp100 miliar untuk sejumlah pejabat di Garuda Indonesia," kata Febri kepada wartawan, Rabu, 4 Desember 2019.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif