Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh/MI/Rommy Pujianto.
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh/MI/Rommy Pujianto.

Masyarakat Bisa Langsung Cetak KTP-el di Pemkot

Nasional e-ktp ktp
Theofilus Ifan Sucipto • 12 Maret 2020 20:43
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak mau mendengar alasan blangko habis dan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (KTP-el) tak bisa dicetak. Pemerintah pusat menyediakan 16 juta blangko untuk memenuhi kebutuhan pencetakan.
 
"Kalau masyarakat mau cepat, mengurusnya ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kabupaten atau kota. Karena sebagian kecamatan belum punya printer," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arief Fakhrulloh kepada Medcom.id, Kamis 12 Maret 2020.
 
Baca:54 ribu Warga Makassar Belum Memiliki KTP-el

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemendagri mencetak 16 juta blangko KTP-el untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia. Sebanyak 8 juta di antaranya telah disebar.
 
Seluruh dinas dukcapil diminta cekatan melayani masyarakat. Salah satu caranya, langsung memproses surat keterangan (suket) perekaman KTP-el.
 
Zudan juga meminta masyarakat proaktif mengurus data kependudukan. Selain untuk kepentingan pendataan, KTP-el menjamin hak pilih masyarakat jelang Pemilu 2020.
 
Baca:Disdukcapil Kota Bogor Kebut Pencetakan 52.120 Keping KTP-el
 
"Kita perlu peran serta masyarakat yang belum merekam (data kependudukan)," kata dia.
 
Kemendagri tak mungkin mendata masyarakat dari rumah ke rumah. Sehingga pemerintah pusat dan daerah berupaya memfasilitasi perekaman data kependudukan.
 
Misalnya, menyiapkan blangko KTP-el dan sistemnya. Sedangkan pemerintah daerah menyediakan sarana pendukung seperti sumber daya manusia (SDM) dan printer KTP-el.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif