Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi. (Foto: MI/Mohammad Irfan)
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi. (Foto: MI/Mohammad Irfan)

PPP: Menteri Muda Harus Punya Karakter Manajerial

Nasional ppp kabinet kerja
Whisnu Mardiansyah • 05 Juli 2019 10:48
Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi sepakat kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin ke depan diisi anak muda. Tapi, mereka harus memiliki kapasitas dan keahlian di bidangnya.
 
"Tidak hanya usia muda tapi juga berjiwa dan memahami karakter anak muda. Lebih dari itu yg terpenting adalah aspek kemampuan, manajerial, dan pengalaman," kata Baidowi kepada Medcom.id, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Kata Awi, sapaan karibnya, tentu anak muda dengan kriteria di atas melimpah. Presiden Jokowi harus bisa memilih dan memilah sosok sesuai kebutuhan di kabinet ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apakah ada? Tentu Pak Jokowi bisa mendapatkan banyak referensi dari berbagai pihak," ujar Awi.
 
Baca juga:Oposisi Juga Mulia
 
Anggota Komisi II DPR itu mengatakan tak masalah sosok menteri muda itu berlatar belakang politikus, birokrat, atau kalangan profesional. Awi juga menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi, termasuk soal pemilihan kader PPP sebagai calon menteri.
 
"Yang jelas banyak juga dari kalangan usia muda yang sukses mulai dari anggota parlemen hingga kepala daerah. Bahkan juga banyak pengusaha sukses di usia muda. PPP dalam posisi menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi," pungkasnya.
 
Joko Widodo sebelumnya bertekad membentuk kabinet yang efektif dan responsif terhadap tantangan perubahan global yang sangat cepat. Salah satu bentuknya, kabinet nanti akan mengakomodasi kaum muda.
 
"Kenapa kita penting mengakomodasi orang muda, usia 30-an, bahkan mungkin 25 tahunan, karena kaum muda umumnya lincah dalam menghadapi perubahan yang sangat cepat," papar Jokowi dalam wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Bogor, Senin, 1 Juli 2019.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif