Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sutarduga. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sutarduga. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)

Oposisi Juga Mulia

Nasional pdip kabinet kerja
Theofilus Ifan Sucipto • 04 Juli 2019 14:51
Jakarta: PDI Perjuangan menyebut peran oposisi di luar pemerintahan bukanlah sesuatu yang buruk. Oposisi tetap bisa berkontribusi.
 
"Di luar pemerintahan juga sesuatu yang mulia," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sutarduga di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Eriko mengatakan partai pimmpinan Megawati Soekarnoputri itu memiliki dua pandangan mengenai oposisi. Soal kabinet dan koalisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soal kabinet sepenuhnya diserahkan kepada Presiden terpilih Joko Widodo. Sedangkan soal koalisi, partai pengusung menyatakan solid sedari awal.
 
"Kalau ada rekan yang berseberangan ingin bergabung, tentu kami bicarakan (dulu) dengan partai koalisi seperti apa (baiknya)," ujar Eriko.
 
Baca juga:NasDem: Paket Pimpinan MPR Harus Rasional
 
Selain itu, lanjut Eriko, berada di luar pemerintahan tidak melulu berkonotasi negatif. Buktinya, PDI Perjuangan pernah sepuluh tahun berada di luar pemerintahan. Kala itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden dua periode berturut-turut.
 
"Dengan segala kerendahan hati, PDI Perjuangan menang dua kali berturut-turut (2014-2019 dan 2019-2024) karena kami sepuluh tahun di luar pemerintahan," tutur Eriko.
 
Meski begitu, dia menyebut pengalaman partai banteng moncong putih tidak bisa menjadi tolok ukur pertimbangan partai oposisi memutuskan tetap berada di luar pemerintahan. Setiap partai memiliki kewenangan masing-masing.
 
Sejumlah kalangan sebelumnya memprediksi akan ada partai politik pengusung Prabowo-Sandi berubah haluan politik dengan memilih berlabuh ke kubu Jokowi-Ma'ruf. Bahkan, sempat beredar kabar Partai Gerindra bakal bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf.
 
Namun, beberapa parpol pendukung Jokowi menyarankan agar presiden terpilih lebih menyolidkan dukungan parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf, alih-alih menarik gerbong parpol oposisi untuk ikut dalam kabinet.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif