Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan di Kompleks MGN. (Medcom.id/Theo)
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan di Kompleks MGN. (Medcom.id/Theo)

Kolaborasi Hitung Cepat MGN-Lembaga Survei Dinilai Sangat Tepat

Theofilus Ifan Sucipto • 30 November 2022 13:57
Jakarta: Kolaborasi antara Media Group Network (MGN) dengan enam lembaga survei untuk hitung cepat dinilai strategis. Kedua pihak saling melengkapi untuk menyampaikan informasi akurat kepada publik.
 
"Sangat tepat kalau lembaga-lembaga survei yang mengadakan quick count bekerja sama dengan Metro TV," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan di Kompleks MGN, Jakarta Barat, Rabu, 30 November 2022.
 
Djayadi mengatakan hitung cepat dan media sama-sama berfungsi untuk mengontrol partisipasi masyarakat di pemilu. Supaya pesta demokrasi berjalan jujur dan adil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mudah-mudahan proses partisipasi untuk ikut mengawasi berlangsung dengan baik," ujar dia.
 
Menurur Djayadi, pengawasan partisipasi publik penting. Sebab, Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 digelar untuk pemilihan presiden, pemilihan legislatif, hingga pemilihan kepala daerah.
 
"Kemudian ekonomi di 2024 katanya sulit dan proses pemulihan ekonomi dan pandemi. Itu membuat upaya pengawasan lebih relevan," ucap dia.
 
Senada, Peneliti Lingkaran Survei Indonesia Ardian Sopa menegaskan komitmen menghadirkan data hitung cepat dengan akurat. Data yang kredibel diyakini mendukung kesuksesan pemilu.

Baca: Survei Terkait Kepuasan Menteri Tak Bisa Jadi Patokan Kinerja


Harapan lain disampaikan Direktur Komunikasi Poltracking Indonesia Muhammad Aditya Pradana. Aditya ingin seluruh petugas hitung cepat menjaga kesehatan lantaran rangkaian Pemilu 2024 cukup padat.
 
MGNA meneken nota kesepahaman (MoU) dengan enam lembaga survei. Kerja sama itu terkait penayangan hitung cepat Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
 
Enam lembaga survei tersebut, yakni Indikator Politik, Charta Politika, dan Lembaga Survei Indonesia. Kemudian Poltracking Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia, serta Cyrus Network.
 
"Ini akan menambah bobot reliabilitas informasi tentang pemilihan umum (pemilu) dan kredibilitas tentang informasil hasil-hasil pemilu," kata Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif