Ilustrasi mudik. ANT/Didik Suhartono
Ilustrasi mudik. ANT/Didik Suhartono

Pemerintah Masih Galau Soal Mudik

Nasional Virus Korona
Siti Yona Hukmana • 06 April 2020 09:57
Jakarta: Presiden Joko Widodo memutuskan tidak melarang masyarakat pulang ke kampung halaman pada Lebaran 2020. Namun, keputusan itu dikaji ulang.
 
"Ya hari ini dirapatkan lagi. Nanti saya mau nanya seperti apa, baru kita tentukan hari ini," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, kepada Medcom.id, Senin, 6 April 2020.
 
Dia menuturkan rapat dilaksanakan jajaran Kementerian Perhubungan bersama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Rapat yang dipimpin pelaksana tugas (Plt) Menteri Perhubungan itu bakal dimulai pukul 11.00 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita lagi menunggu petunjuk pedoman teknisnya. Tapi, bisa jadi (dilarang mudik)," ucap Budi.
 
Presiden Jokowi tidak melarang masyarakat mudik di tengah pandemi virus korona (covid-19). Keputusan itu ditetapkan usai rapat terbatas (ratas) Kamis, 2 April 2020.
 
(Baca: Polisi Rancang Skenario Antisipasi Mudik Lebaran 2020)
 
"Diputuskan tidak ada pelarangan mudik resmi dari pemerintah," kata Luhut mewakili Presiden Jokowi.
 
Deputi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Ridwan Jamaludin mengatakan pemerintah akan mengendalikan masyarakat yang pulang ke kampung halaman agar tidak menularkan covid-19. Ridwan menjelaskan kebijakan mudik kali ini akan dibuat secara komprehensif. Pemerintah hanya akan menciptakan skema pengamanan sosial bagi masyarakat yang tetap bertahan di Jakarta.
 
Hal berbeda disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dia melarang mudik dan mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram tentang mudik dalam situasi pandemi covid-19.
 
MUI langsung merespons permintaan Ma'ruf Amin. Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas menyebut mudik saat pandemi virus korona haram.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif