Ilustrasi Gedung MPR/DPR. Medcom
Ilustrasi Gedung MPR/DPR. Medcom

DPR Mengusulkan Pengurangan RUU pada Prolegnas Prioritas 2021

Nasional ruu dpr DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 10 November 2020 15:02
Jakarta: DPR dan pemerintah akan membahas daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Lembaga legislatif mengusulkan jumlah rancangan undang-undang (RUU) yang masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021 dikurangi.
 
"(Pengurangan) dari kesepakatan antara pimpinan fraksi, DPR, dan pimpinan Baleg (Badan Legislasi)," kata Wakil Ketua Baleg Achmad Baidowi di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 November 2020.
 
RUU yang akan dipangkas ialah usulan dari komisi. Masing-masing komisi disepakati hanya boleh mengusulkan satu RUU.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setiap komisi boleh mengajukan lagi setelah pembahasan RUU yang sebelumnya selesai. Evaluasi atau pengajuan RUU baru dibahas Baleg, komisi terkait, dan pemerintah.
 
"Kalau belum selesai (membahas RUU) enggak boleh (mengajukan RUU lain)," ungkap dia.
 
Baca: Empat RUU Ditargetkan Rampung pada Masa Sidang II
 
Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebutkan kesepakatan ini dibuat untuk memaksimalkan produktivitas DPR terkait fungsi legislasi. Sehingga, alat kelengkapan dewan (AKD) bisa fokus menyelesaikan pembahasan.
 
"Secara kuantitas naik, secara kualitas juga lebih bagus dari tahun-tahun sebelummya," sebut dia.
 
Namun, anggota Komisi VI itu belum mengetahui jumlah RUU yang akan dimasukkan dalam Prolegnas Prioritas 2021. Sebab, kesepakatan harus dibahas bersama pemerintah.
 
"Ya kita harapkan tidak lebih 37 RUU. Syukur-syukur kurang. Tapi tergantung kesepakatan politik kita nanti dalam pengambilan keputusan," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif