Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie. Foto: Medcom.id/Amaluddin
Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie. Foto: Medcom.id/Amaluddin

NasDem Sarankan MUI Berbenah

Nasional Partai NasDem MUI Teroris Terduga Teroris Jamaah Islamiyah
Cahya Mulyana • 24 November 2021 13:08
Jakarta: Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Effendi Choirie (Gus Choi) menyarankan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berbenah. Saran ini merespons munculnya wacana pembubaran MUI dari masyarakat.
 
"Adanya wacana ini merupakan kritik yang harus ditanggapi dengan bijak. Tapi, pandangan saya MUI itu harus berbenah diri dan melakukan konsolidasi internal," ujar Gus Choi dalam keterangan tertulis, Rabu, 24 November 2021.
 
Menurut dia, urgensi pembenahan terletak pada proses rekrutmen. Khususnya, dalam menempatkan pengurus dan tokoh di tingkat pusat maupun daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemerintah Tegaskan Bakal Terus Bekerja Sama dengan MUI
 
"Yang jadi pengurus harus ulama yang memiliki kedalaman ilmu agama dan memiliki wawasan kebangsaan yang utuh. Jadi, harus agamawan dan budayawan," usulnya.
 
Menurus Gus Choi, jangan sampai kepengurusan MUI diisi pihak yang anti-Pancasila, fundamentalis, atau tokoh ekstremis. Hal tersebut membahayakan bangsa dan negara, karena MUI menggunakan fasilitas negara.
 
Dia mengusulkan rekrutmen terdiri atas serangkaian tes, termasuk melihat pendidikan dan rekam jejak. Hal itu penting demi menjaga muruah dan nama baik MUI.
 
"MUI jangan sampai sarang teroris. MUI jangan jadi pemecah belah bangsa. Kasus fatwa Ahok itu berdampak pemecah belah bangsa," beber Gus Choi.
 
Selain itu, mantan anggota DPR ini menganjurkan agar yang masuk kepengurusan MUI bukan merupakan aktivis politik. Sebab, golongan tersebut selalu mengedepankan kepentingannya.
 
"Banyak juga aktivis politik kalau menanggapi isu belepotan, akibatnya justru merusak citra MUI sendiri," kata dia.
 
Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris Jamaah Islamiyah (JI). Ketiganya yakni Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat. 
 
Mereka terlibat dalam kepengurusan Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAM BM ABA) milik kelompok teroris JI. Ahmad Zain An-Najah merupakan anggota Komisi Fatwa MUI yang telah dinonaktifkan setelah penangkapannya.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif