Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono. Branda Antara
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono. Branda Antara

Pembangunan IKN Dimulai dari Istana Negara

Antara • 07 Juli 2022 07:24
Balikpapan: Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono, membeberkan bangunan pertama yang akan dibangun di kawasan ibu kota baru. Bangun tersebut, yakni Istana Negara sebagai tempat Presiden tinggal dan berkantor, Istana Wakil Presiden, dan sejumlah bangunan kantor lainnya.
 
Termasuk, beberapa kantor kementerian, fasilitas TNI dan Polri, perumahan, sekolah, rumah sakit, taman dan ruang terbuka hijau. Pemerintah juga akan membangun pasar serta tempat hiburan yang sesuai dengan kondisi alam dan lingkungan.
 
"Sudah dimulai pematangan lahan, pembuatan jalan akses menuju titik-titik lokasi pembangunan, pembangunan bendungan untuk intake air minum, dan persemaian bibit pohon untuk nanti ditanam di tempat yang sudah ditentukan," kata Bambang Susantono di Balikpapan, Kaltim, Rabu, 6 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menyelenggarakan berbagai macam program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemampuan masyarakat, agar bisa terlibat dalam pembangunan.
 
"Sebab penduduk setempat, penduduk Kecamatan Semoi dan Sepaku, adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan IKN,” kata Bambang.
 
Untuk memastikan kebutuhan tenaga kerja, pihanya akan bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dan Universitas Balikpapan buat mempelajari kondisi sosial masyarakat di kedua kecamatan tersebut.
 
Tim dari kedua kampus juga mendata kebutuhan masyarakat dan keahlian yang diperlukan di IKN, khususnya dalam tahap pembangunan ini.
 

Baca: Buntut Pembentukan IKN, KPU: Perlu Ada Penataan Dapil dan Alokasi Kursi


Sementara itu, Presiden Indonesia Diaspora Network (IDN) Global, Kartini Sarsilaningsih, berharap IKN menjadi simbol kemajuan peradaban bangsa Indonesia. IDN Global akan ikut menggaungkan proyek ini ke mancanegara karena diaspora Indonesia dapat menjadi elemen strategis untuk mendukung investasi di IKN.
 
Kartini juga menyampaikan harapannya perihal rumah diaspora di IKN, guna mewadahi diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk menampilkan prestasi, menggali potensi kolaborasi, menyalurkan aspirasi, memperluas jaringan, dan menjaga silaturahmi dengan pemangku kepentingan di IKN.
 
Selain itu, Kartini mengungkapkan IDN Global berencana mengimplementasikan program digitalisasi desa dan donasi buku dari seluruh dunia melalui program buku, Jendela Dunia.
 
“Kami sudah memiliki kelompok kerja diaspora bangun desa. Sistemnya dibuat diaspora di Australia, namanya openSID, sudah dipakai 5 ribu desa dan didukung komunitas sehingga sistem itu terus berkembang,” ungkap Kartini.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif