Ilustrasi pengungsi akibat erupsi Gunung Semeru/AFP PHOTO/Juni Kriswanto
Ilustrasi pengungsi akibat erupsi Gunung Semeru/AFP PHOTO/Juni Kriswanto

699 Orang Mengungsi Imbas Erupsi Semeru

Theofilus Ifan Sucipto • 06 Desember 2022 20:54
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan masih ada ratusan warga di sekitar Gunung Semeru, Jawa Timur yang mengungsi. Sebab, tempat tinggal berkategori zona merah usai erupsi pada 4 Desember 2022.
 
"Masih ada 699 warga yang masih bertahan di pengungsian," tulis data resmi BNPB seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 6 Desember 2022.
 
BNPB mengatakan erupsi Semeru berdampak hingga 19 kilometer. Sebanyak lima desa di empat kecamatan terkena imbasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wilayah itu, yakni Desa Sumberurip di Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumbersari di Kecamatan Rowokangkung, Desa Sumberwuluh dan Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro. Kemudian Desa Pasirian di Kecamatan Pasirian.
 
"Sebanyak 29 ekor ternak mati, 71 hektare lahan pertanian terdampak, dan dua unit jembatan terdampak," bunyi data BNPB.
 

Baca: Dinkes Lumajang Siagakan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru


Selain itu, tiga kilometer ruas jalan terdampak dan satu fasilitas pendidikan terdampak. Selanjutnya, empat tempat ibadah terdampak erupsi Gunung Semeru.
 
BNPB mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan. Tepatnya, 17 kilometer dari pusat erupsi.
 
"Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas," tulis BNPB.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif