(Foto:Shutterstock)
(Foto:Shutterstock)

Mau Baca Buku, tapi Malas Banget? Coba 4 Cara Ini Deh

Nasional bukuuntukindonesia
Gervin Nathaniel Purba • 23 Juni 2017 07:00
medcom.id, Jakarta: Membaca buku terbukti memiliki banyak manfaat. Selain menambah ilmu pengetahuan, membaca juga dapat memperkaya perbendaharaan kata dan mengurangi stres.
 
Sue Wilkinson, CEO dari badan amal Inggris, The Reading Agency mengatakan, membaca memiliki manfaat tambahan, yaitu bagi kesehatan fisik dan psikologis. Sebuah riset lain juga menunjukkan dari 1.500 orang pembaca dewasa, ditemukan bahwa 76 persen dari mereka mengatakan kalau membaca dapat meningkatkan kehidupan mereka dan membantu merasa lebih baik.
 
Namun tak dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia masih jauh dari budaya literasi. Tak sedikit orang yang malas membaca. Berdasarkan studi Central Connecticut State Univesity, Indonesia merupakan negara dengan minat baca terendah kedua di dunia, yakni menduduki peringkat 60 dari 61 negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan orang kekurangan minat membaca. Mahalnya harga buku, terbatasnya akses terhadap buku, koleksi buku yang tidak lengkap di perpustakaan hingga godaan gadget.
 
Tak dipungkiri, hidup di era digital seperti sekarang membuat manusia tak bisa lepas dari gadget, apakah itu smartphone, tablet, laptop dan lainnya. Beragam kemudahan ditawarkan oleh gadget. Anda bisa melakukan banyak hal hanya melalui satu gadget dalam genggaman. Mau pesan makanan, pesan transportasi, mengerjakan pekerjaan kantor, mengecek surat elektronik, bergaul di media sosial, hingga membaca buku pun bisa dilakukan di gadget.
 
Namun, dibandingkan membaca buku di gadget, lebih disarankan membaca buku fisik. Mengapa? Membaca buku sebelum tidur membuat Anda terbebas dari insomnia karena membaca membuat Anda mengantuk. Berbeda halnya dengan ketika Anda membaca di gadget. Alih-alih mengantuk, Anda malah akan semakin sulit tidur. Sebab, cahaya terang dari layar gadget menyebabkan mata tak lagi mengantuk.
 
Membaca buku fisik pun lebih menyenangkan karena Anda lebih fokus. Berbeda dengan membaca buku elektronik di gadget. Banyak gangguan yang akan mengalihkan konsentrasi membaca Anda. Godaan berselancar di media sosial, membalas pesan singkat, membaca surat elektronik, atau bahkan membuka situs lainnya.
 
Oleh karena itu, penting bagi Anda membaca buku fisik. Dengan membaca, daya pikir Anda akan semakin tajam, wawasan bertambah luas, dan kreativitas pun semakin terasah.
 
Agar Anda tumbuh menjadi pribadi berkualitas, maka mulai sekarang jangan malas membaca. Intip tips berikut ini untuk menumbuhkan minat membaca.
 
1. Cari bacaan sesuai minat
 
Setiap orang memiliki ketertarikan di bidang tertentu, begitu pula dengan Anda. Mulailah membaca sesuai minat Anda, gali lebih dalam agar rasa penasaran Anda terbayarkan. Anda dapat membaca majalah, buku masakan, atau buku anak yang membantu Anda menumbuhkan minat baca. Dengan demikian, Anda akan menikmatinya.
 
2. Luangkan waktu 30 menit dalam seminggu
 
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang dewasa yang membaca 30 menit dalam seminggu dilaporkan merasa 20 persen lebih puas dengan kehidupan mereka. Anda disarankan melakukan hal demikian guna meningkatkan kualitas hidup. Anda dapat memulai kebiasaan membaca, misalnya saat menunggu anak-anak di sekolah, menunggu bus, di dalam kereta, pesawat, dan lainnya. Bila tak memiliki banyak waktu untuk membaca, carilah buku yang tidak terlalu tebal. Anda bisa membacanya sewaktu-waktu di sela perjalanan.
 
3. Ciptakan tantangan membaca
 
Setelah minat baca Anda perlahan tumbuh dan memiliki waktu sendiri untuk membaca, langkah berikutnya adalah mengadakan tantangan agar diri Anda tetap termotivasi untuk membaca. Contohnya, bila Anda terbiasa membaca buku fiksi, maka sesekali beralihlah pada buku non fiksi. Hal ini tentu saja akan memberikan suasana baru, sehingga memungkinkan Anda untuk menemukan penulis favorit dan memperkaya kosakata.
 
4. Jangan terpaku pada buku yang tak Anda sukai
 
Disarankan Anda tidak terpaku pada satu buku yang Anda sendiri tidak menikmatinya. Membaca merupakan sesuatu yang bersifat individu, dan menawarkan hal-hal berbeda bagi orang yang berbeda atau sama pada beberapa tahapan kehidupan. Jadi jangan memaksa diri untuk tetap membaca bahasan yang tak Anda sukai.
 
Menumbuhkan minat baca memang penting. Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia, terutama anak-anak yang kesulitan mendapatkan buku bacaan.
 
Masih banyak anak-anak di daerah pelosok, khususnya di luar Pulau Jawa yang kesulitan memperoleh buku karena akses yang sulit ditembus. Sekalinya ada buku, harganya relatif mahal.
 
Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah di peringkat ke-60 dunia. Untuk memperoleh buku saja sudah sulit. Tentunya diperlukan adanya sebuah gebrakan agar penyebaran buku merata di seluruh Indonesia. Melalui gerakan #BukuUntukIndonesia, Anda dapat terlibat dalam penyediaan akses buku untuk anak-anak Indonesia.
 
Awali langkah kebaikan Anda dengan mengunjungi tautan www.BukuUntukIndonesia.com. Klik tombol "berbagi" di website Buku Untuk Indonesia. Kemudian, Anda akan diarahkan ke halaman Blibli.com untuk memilih paket berbagi yang diinginkan.
 
Dengan berbagi minimal Rp100 ribu, Anda sudah berpartisipasi untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik. Nantinya, dana yang terkumpul melalui gerakan #BukuUntukIndonesia akan dikonversi menjadi buku dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif