Jakarta: Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institute, Amin Soebandrio, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap covid-19. Protokol kesehatan harus tetap dilakukan agar tidak ada lonjakan kasus baru.
“Saya ingin ingatkan jangan terlena dengan penurunan kasus covid-19,” kata Amin dalam Newsmaker Special Medcom.id bertajuk 'Refleksi 1 Tahun Covid-19' secara virtual, Selasa, 2 Maret 2021.
Amin bersyukur kasus harian covid-19 di Tanah Air mulai terkendali. Namun, Indonesia perlu belajar dari pengalaman negara lain.
Baca: WHO: Kasus Covid-19 Meningkat untuk Kali Pertama dalam 7 Pekan
“Beberapa negara deklarasi sudah aman dan mengendalikan pandemi tapi beberapa minggu kemudian ada lagi (kasus covid-19),” papar dia.
Menurut dia, pengendalian kasus covid-19 bisa maksimal dengan protokol kesehatan. Masyarakat harus berperan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun (3M). Sementara itu, pemerintah fokus tracing, testing, dan treatment (3T).
“Meski vaksin sudah ada, intinya kita harus melakukan protokol kesehatan dengan disiplin. Kita tidak boleh lengah,” tegas Amin.
Jakarta: Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institute, Amin Soebandrio, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap
covid-19.
Protokol kesehatan harus tetap dilakukan agar tidak ada lonjakan kasus baru.
“Saya ingin ingatkan jangan terlena dengan penurunan kasus covid-19,” kata Amin dalam
Newsmaker Special Medcom.id bertajuk 'Refleksi 1 Tahun Covid-19' secara virtual, Selasa, 2 Maret 2021.
Amin bersyukur kasus harian covid-19 di Tanah Air mulai terkendali. Namun, Indonesia perlu belajar dari pengalaman negara lain.
Baca:
WHO: Kasus Covid-19 Meningkat untuk Kali Pertama dalam 7 Pekan
“Beberapa negara deklarasi sudah aman dan mengendalikan pandemi tapi beberapa minggu kemudian ada lagi (kasus covid-19),” papar dia.
Menurut dia, pengendalian kasus covid-19 bisa maksimal dengan protokol kesehatan. Masyarakat harus berperan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun (3M). Sementara itu, pemerintah fokus
tracing, testing, dan
treatment (3T).
“Meski
vaksin sudah ada, intinya kita harus melakukan protokol kesehatan dengan disiplin. Kita tidak boleh lengah,” tegas Amin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)