Ilustrasi super blood mood. MI/Susanto
Ilustrasi super blood mood. MI/Susanto

Berita Populer Nasional

Fenomena Super Blood Moon hingga Perayaan Waisak di Tengah Pandemi

Surya Perkasa • 27 Mei 2021 07:33
Jakarta: Sederetan peristiwa menarik terjadi pada Rabu, 26 Mei 2021, dan menjadi sorotan pembaca kanal nasional Medcom.id. Isu yang menjadi berita pilihan pembaca ialah fenomena super blood moon yang langka, perkembangan kasus covid-19, hingga perayaan Hari Raya Waisak di tengah pandemi.
 
Gerhana bulan total perigee atau super blood moon terjadi hari ini, Rabu, 26 Mei 2021, merupakan fenomena langka. Berbeda dengan gerhana bulan total yang bisa disaksikan tiap 2,5 tahun, fenomena ini terjadi setiap 195 tahun sekali.
 
"Ini sangat spesial, 100 tahun lebih kalau pengulangan (fenomena) seperti ini," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhammad Sadly di Dermaga Cinta, Ancol, Jakarta Utara, Rabu, 26 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seluruh proses gerhana dari awal hingga akhir berlangsung selama 5 jam 5 menit dan 2 detik. Sedangkan proses gerhana totalnya sejak awal fase total, puncak total, hingga akhir fase total berlangsung 18 menit 44 detik.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
Kasus harian covid-19 bertambah 5.034 dalam sehari. Total pasien positif covid-19 di Indonesia mencapai 1.791.221 orang.
 
Penambahan kasus berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Sementara itu, pasien sembuh bertambah 3.189 orang.
 
"Total kasus sembuh menjadi 1.645.263 orang," seperti yang dikutip dari data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta, Rabu, 26 Mei 2021.
 
Pasien covid-19 yang meninggal bertambah 144 orang. Total kasus meninggal menjadi 49.771.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Hari Tri Suci Waisak 2021 menjadi momentum bagi umat Buddha merawat kerukunan dan persaudaraan. Pesan merekatkan persaudaraan sejalan dengan ajaran yang tertuang dalam kitab suci Dhammapada.
 
"Saya berharap, umat Buddha terus dapat memiliki pikiran, ucapan, dan perilaku damai sebagai wujud nyata cahaya kebenaran dalam meningkatkan kualitas beragama dan kerukunan antarsesama," ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Mei 2021.
 
Yaqut mengatakan perayaan Waisak 2021 berlangsung di tengah pandemi covid-19. Dia meminta perayaan dilakukan sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
 
Selengkapnya baca di sini.
 
(SUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif