Penumpukan antrean penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten/Istimewa.
Penumpukan antrean penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten/Istimewa.

AP II Dinilai Belum Siap Hadapi Relaksasi Transportasi

Nasional Virus Korona angkasa pura ii virus corona
Theofilus Ifan Sucipto • 15 Mei 2020 17:49
Jakarta: Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR meminta pemerintah menyikapi lonjakan penumpang saat relaksasi transportasi. Penumpukan penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, harus diusut tuntas.
 
“Jelas akibat ketidaksiapan Angkasa Pura II (APII) dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pasca dibolehkannya penerbangan oleh Kementerian Perhubungan,” kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi di Jakarta, Jumat 15 Mei 2020.
 
Baca:Gubernur Banten Kecam AP II terkait Antrean Penumpang di Bandara

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baidowi menilai penumpukan itu terjadi lantaran koordinasi yang lemah antara maskapai, pihak bandara, dan tim kesehatan. Menurut dia, persitiwa itu telah melanggar protokol kesehatan,
 
Anggota Komisi VI DPR itu mengaku sudah mengingatkan Angkasa Pura I dan II soal kejadian tersebut. Baidowi berharap seluruh pemangku kepentingan bisa mengantisipasi lonjakan penumpang.
 
Baidowi mengimbau agar kontrol kesehatan masyarakat benar-benar dilakukan. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19) akibat penumpukan penumpang.
 
Selain itu, Baidowi meminta pihak berwajib mengusut dugaan praktik jual beli surat bukti sehat. Dia tak ingin ada pihak yang mengambil keuntungan di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
“Banyaknya warga yang mengantongi surat tugas patut ditelusuri jangan sampai hanya kamuflase sebagai siasat untuk mudik,” tutur dia.
 
Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, mengakui telah terjadi antrean calon penumpang pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Antrean terjadi lantaran banyak calon penumpang menunggu giliran pemeriksaan syarat bepergian.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif