Penumpukan antrean penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)
Penumpukan antrean penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)

Gubernur Banten Kecam AP II terkait Antrean Penumpang di Bandara

Nasional Virus Korona angkasa pura ii
Hendrik Simorangkir • 15 Mei 2020 17:33
Tangerang: Gubernur Banten Wahidin Halim menyesalkan insiden penumpukan antrean calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, tempo hari. Ia pun mengecam PT Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara tidak memperhatikan protokol kesehatan.
 
"Saya menyesalkan manajemen Angkasa Pura II kurang dan tidak memperhatikan protokol kesehatan dari berbagai aturan yang telah dikeluarkan pemerintah selama pandemi," ujarnya, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Wahidin mengaku dirinya banyak mendapatkan masukan publik, bahkan dari masyarakat di luar Banten, atas apa yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta. Angkasa Pura II dinilai tak melakukan antisipasi penumpukan penumpang saat Kementerian Perhubungan melonggarkan perjalanan transportasi publik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Angkasa Pura II Akui Terjadi Antrean di Terminal 2 Bandara Soetta
 
"Kami mengingatkan manajemen Angkasa Pura II yang mengelola bandara, harus tetap memperhatikan berbagai aturan yang telah dikeluarkan pemerintah selama pandemi. Bagaimanapun juga, Bandara Soekarno Hatta itu bagian dari wilayah Provinsi Banten," jelasnya.
 
Sebagai Ketua Gugus Tugas Penanggulangan covid-19 Provinsi Banten, Wahidin menegaskan jika tidak melaksanakan protokol kesehatan dirinya akan memproses Angkasa Pura II sesuai dengan ketentuan.
 
"Karena ketentuan peraturan dalam penetapan PSBB itu juga termuat tentang sanksi. Jadi yang melanggar kami ingatkan. Bandara Soekarno Hatta seharusnya bisa menjadi contoh menerapkan upaya pencegahan covid-19," tegasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif