Ilustrasi uang. MI Ramdani
Ilustrasi uang. MI Ramdani

Kemenparekraf Gelontorkan Rp77,6 Miliar Bayar Influencer

Nasional Kemenparekraf influencer
Fachri Audhia Hafiez • 20 Agustus 2020 23:30
Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan anggaran sejumlah kementerian digunakan untuk beriklan melalui influencer. Kementerian yang paling banyak menggunakan jasa influencer yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
 
"Jumlah paket pengadaan jasa influencer dengan jumlah 22 paket dengan nilai paket pengadaan Rp77,6 miliar," kata peneliti ICW Egi Primayogha dalam diskusi virtual bertajuk 'Rezim Humas: Berapa Miliar Anggaran Influencer?', Kamis, 20 Agustus 2020.
 
Kemudian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan total 12 pengadaan jasa influencer senilai Rp1,6 miliar. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) empat pengadaan jasa dengan nilai Rp10,83 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masing-masing satu pengadaan jasa dengan nilai Rp195,8 juta dan Rp150 juta. Total pengadaan jasa influencer senilai Rp90,4 miliar.
 
(Baca: ICW: Pemerintah Gelontorkan Rp90,45 Miliar untuk Influencer)
 
Egi menuturkan temuan ini berdasarkan penelusuran aktivitas pengadaan barang dan jasa (PBJ). Penelusuran melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian, maupun Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK).
 
Anggaran untuk influencer marak sejak 2017. Jumlah paket pengadaan serta nilainya berbeda-beda.
 
Total belanja pemerintah pusat untuk aktivitas digital senilai Rp1,29 triliun. Terdapat 133 paket pengadaan sejak 2014-2020.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif