Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Foto: Medcom/Yona
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Foto: Medcom/Yona

Polisi Belum Endus Skenario Kejahatan Terhadap Pemuka Agama

Siti Yona Hukmana • 30 September 2021 07:12
Jakarta: Sejumlah ustaz di beberapa daerah mengalami tindak kejahatan belakangan ini. Namun, pelaku tidak saling berkaitan. 
 
"Jadi, belum ada skenario (kejahatan) terhadap pemuka agama," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Kamis, 30 September 2021. 
 
Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan secara transparan dan akuntabel. Dia meminta dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh untuk menenangkan masyarakat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ramadhan membeberkan ada tiga kasus kekerasan yang menyerang ustaz baru-baru ini. Pertama, penembakan Ketua Majelis Taklim Arman di depan rumahnya Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kunciran, Kota Tangerang, Banten, sekitar pukul 18.30 WIB, Sabtu, 18 September 2021. 
 
Motif penembakan itu karena dendam pribadi. Arman tewas setelah menerima luka tembak pada bagian perut sebelah kiri. Sebanyak empat pelaku dengan rincian M sebagai otak penembakan, K sebagai eksekutor, S sebagai joki, dan Y selaku penghubung. 
 
Baca: Penyerang Ustaz di Batam Terancam 2 Tahun Penjara
 
Kedua, penyerangan ustaz Abu Sahid Chaniago di Masjid Baitusyakur, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 20 September 2021, pukul 11.00 WIB. Penyerangan dilakukan saat ustaz Abu ceramah. Motif pelaku H, 26, karena tidak suka kegiatan ceramah keagamaan.
 
Ketiga, pembegalan dan pembacokan ustaz RM Jamiludin di Jalan Raya Mustikasari, RT 002/004, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pukul 03.00 WIB, pada Selasa, 21 September 2021. Motif pelaku ingin merampas sepeda motor ustaz Jamiludin.
 
"Bahwa tiga kejadian yang kami sampaikan belum terlihat ada kasus yang satu dan yang lain. Di Batam antara korban dan pelaku enggak saling mengenal, yang saling mengenal di Tangerang," ungkap Ramadhan.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif