Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief melepas pemberangkatan jemaah umrah. Istimewa.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief melepas pemberangkatan jemaah umrah. Istimewa.

Lepas 419 Jemaah Umrah, Kemenag Ingatkan Pentingnya Patuhi Prokes

Nasional Ibadah Umrah pandemi covid-19 protokol kesehatan Kemenag
Juven Martua Sitompul • 08 Januari 2022 12:16
Jakarta: Sebanyak 419 jemaah Indonesia diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah umrah. Para jemaah dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diminta mematuhi protokol kesehatan (prokes).
 
"Jaga kepercayaan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Tunjukkan bahwa jemaah umrah Indonesia patuh pada aturan, khususnya patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Ingatlah, pandemi covid-19 belum berakhir," ucap Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief membacakan sambutan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu, 8 Januari 2022.
 
Sesuai arahan Menag, kata Hilman, pihaknya tengah memfinalisasi regulasi tentang penyelenggaraan umrah di masa pandemi covid-19. Termasuk integrasi sistem dengan pemerintah Arab Saudi. Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan jemaah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses verifikasi sertifikasi vaksin, tes kesehatan, karantina, dan screening kesehatan dilaksanakan secara mudah, cepat, valid, akurat, serta menjamin kepatuhan persyaratan yang telah ditentukan oleh kedua negara, Indonesia dan Arab Saudi," kata Hilman.
 
Hilman juga menyampaikan terima kasih Menag kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia atas dukungan penyelenggaraan ibadah umrah kali ini. "Kami menitipkan jemaah umrah Indonesia untuk mendapatkan pelayanan terbaik sebagai tamu Allah, saudara sesama muslim dan pengunjung dua tanah suci," kata Hilman.
 
Baca: Umrah Dimulai, DPR Ingatkan Prokes Diterapkan Ketat
 
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah, kepada kementerian/lembaga yang turut berpikir dan bekerja untuk suksesnya pemberangkatan jemaah umrah. Persiapan penyelenggaraan melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perhubungan, Satgas Covid-19, Otoritas Bandara, serta BNPB.
 
"Semoga Allah meridai kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah, serta bangsa dan negara," tegas dia.
 
Sementara itu, Ceo dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro, menambahkan, acara pelepasan ini mengharu biru, hal itu disebabkan mereka menunggu dua tahun hingga keberangkatan saat ini. Karena sebelumnya sempat beberapa kali terjadi drama dibuka dan ditutup keberangkatan umroh dari Indonesia.
 
“Jamaah umroh dari Indonesia yang saat ini berangkat merupakan duta Indonesia. Karena mereka akan mempengaruhi kesuksesan umroh berikutnya, bahkan hingga ke haji,” terangnya.
 
Fauzi, menerangkan, dengan one gate policy atau kebijakan satu pintu umrah yang ditetapkan Kemenag. Aturan ini mengatur seluruh jemaah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan menjalani karantina di Jakarta, yang intinya melindungi jemaah, memberikan proteksi dengan maksimal. Serta memastikan jemaah dalam kondisi siap dengan dokumen yang valid dan terjaga.
 
“Harapannya dengan kebijakan one gate policy ini situasi kondusif sehingga jamaah dari Indonesia bisa berangsur-angsur berlanjut keberangkatannya,” tambahnya.
 
Ia menerangkan, nantinya seletelah pulang umroh, jamaah akan melaksanakan karantina selama 7 hari di hotel yang ditunjuk oleh satgas covid-19. 
 
Lanjutnya, insya allah tanggal 13 Januari akan ada keberangkatan umroh lagi. Sehingga bulan ini ada 7 pesawat yang akan memberangkatkan jamaah samira travel ke arab saudi. Jadi totalnya ada 26 pesawat hingga bula Maret. Dengan setiap keberangkatan 400 jamaah,” tuturnya.
 
Pelepasan jemaah umrah dihadiri Wakil Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Sulaiman, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi dan Haji Terpadu Jaja Jaelani, dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif