Jokowi Bantah Pembebasan Tarif Jembatan Suramadu untuk Kepentingan Pilpres

Achmad Zulfikar Fazli 27 Oktober 2018 21:18 WIB
jembatan suramadu
Jokowi Bantah Pembebasan Tarif Jembatan Suramadu untuk Kepentingan Pilpres
Presiden Jokowi saat meresmikan jembatan Suramadu sebagai jalan non tol. Foto: Medcom.id/Fikar.
Surabaya: Presiden Joko Widodo membantah pembebasan tarif Jembatan Suramadu untuk kepentingan Pilpres 2019. Kebijakan itu semata diambil untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Jangan apa-apa dikaitkan dengan politik," tegas Jokowi di Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Jokowi menjelaskan pengambilan kebijakan ini setelah melewati proses yang panjang. Awalnya, kata dia, pemerintah menggratiskan untuk sepeda motor pada 2015.


Baca juga: Pembebasan Tarif Jembatan Suramadu Diharap Pangkas Kemiskinan

Kemudian, pemerintah juga memotong tarif hingga 50 persen untuk bus, angkutan umum, dan truk yang melintas di Jembatan Suramadu. Namun, itu semua belum berdampak maksimal untuk perekonomian di Madura dan sekitarnya.

"Kalau kita mau urusan politik, ya nanti saya gratiskan bulan Maret tahun depan saja," kata dia.

Dia menekankan kebijakan ini untuk meningkatkan perekonomian di Madura dan sekitarnya. Dengan begitu, investasi berjalan dengan lancar dan kesejahteraan rakyat menjadi lebih baik.

"Ini urusan rasa keadilan," ucap dia.





(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id