Petugas mencari puing dan korban Sriwijaya Air SJ-182. Foto: Medcom.id/Yurike
Petugas mencari puing dan korban Sriwijaya Air SJ-182. Foto: Medcom.id/Yurike

Tinggal 4 Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Belum Teridentifikasi

Nasional pesawat hilang Pesawat Jatuh sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
Siti Yona Hukmana • 29 Januari 2021 21:01
Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi 58 korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Proses identifikasi mendekati titik akhir. 
 
"Ada empat korban yang belum teridentifikasi dari 62 korban yang ada," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 29 Januari 2021. 
 
Identitas ke-4 korban yang belum teridentifikasi ialah Arkana Nadi Wahyudi, 7 bulan; Razana, 57 tahun; Dania, 2 tahun; dan Panca Widya Nursanti, 46 tahun. Sementara itu, DVI Polri mengidentifikasi tiga korban hari ini, yakni Kapten Afwan, 54; Suyanto, 40; dan Riyanto, 32. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi seluruh korban yang telah teridentifikasi itu sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujar Rusdi. 
 
Baca: 50 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182 Diterima Keluarga
 
Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri Kombes Ratna menjelaskan proses identifikasi tiga korban hari ini. Riyanto teridentiasi berdasarkan DNA dengan data pembanding dari anak kandung. 
 
Korban Suyanto juga teridentifikasi berdasarkan DNA. Namun, data pembanding dari ayah dan ibu kandung.
 
"Saudara Afwan RZ (kapten atau pilot Sriwijaya Air SJ-182), teridentifikasi berdasarkan DNA dengan data pembanding dari anak kandung," ungkap dokter Ratna. 
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu  jatuh dengan mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif