Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI

KNKT: Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh Sudah Berusia 26 Tahun

Nasional pesawat hilang Pesawat Jatuh sriwijaya air
Sri Yanti Nainggolan • 09 Januari 2021 22:20
Jakarta: Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan beberapa kondisi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak. Data seputar kecelakaan pesawat masih dikumpulkan. 
 
"Kalau soal umur, pesawat jenis Boeing 737-500, dibuat tahun 1994, jadi sudah 25-26 tahun," terang Soerjanto dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu, 9 Januari 2021.
 
Menurut dia, umur pesawat tak berpengaruh asalkan dirawat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini juga sudah diatur Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Basarnas Fokus Cari Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air
 
"Harusnya tak ada masalah. Kami sedang mengumpulkan data semua, tentang pesawat dan kru," jelas dia. 
 
KNKT juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Soerjanto ingin mengetahui data satelit, pengamatan, atau prakiraan cuaca saat jatuhnya pesawat. 
 
"Kami dengan BMKG akan melakukan evaluasi cuaca saat itu bagaimana," kata dia.
 
KNKT juga akan menanyai beberapa nelayan di Kepulauan Seribu. Mereka mengaku melihat jatuhnya pesawat di perairan itu. 
 
"Saya sudah dapat nomor nelayan, besok wawancara," tutur dia. 
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu baru lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat itu ada di 11 nautical mile di utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang diduga jatuh itu mengangkut 62 orang: 50 penumpang dan 12 kru.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif