Sayap Organisasi ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa resmi dikukuhkan secara legal. ist
Sayap Organisasi ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa resmi dikukuhkan secara legal. ist

Srikandi Jaga Desa Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa

Adri Prima • 05 Juli 2026 18:28
Ringkasnya gini..
  • Srikandi Jaga Desa resmi melantik jajaran pengurus nasional hingga daerah usai menggelar Musyawarah Nasional (Munas) perdana di Jakarta.
  • Organisasi sayap ABPEDNAS ini berfokus memperkuat peran perempuan, ketahanan sosial, serta pemberdayaan UMKM desa.
  • Srikandi Jaga Desa siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan dan transparansi di desa.

Jakarta: Srikandi Jaga Desa resmi melantik jajaran pengurus nasional hingga daerah usai menggelar Musyawarah Nasional (Munas) perdana di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
 
Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang dibentuk pada 20 Juni 2026. Organisasi ini bertujuan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa, mulai dari menjaga ketahanan sosial, melindungi generasi muda, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.
 
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa Sherly Tjoanda Laos.

Dalam pidatonya, Hashim menekankan bahwa ketahanan nasional harus dibangun dari tingkat desa dengan melibatkan perempuan sebagai pilar utama keluarga dan masyarakat.
 
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga moral generasi muda sekaligus menjadi penggerak ekonomi desa melalui berbagai kegiatan produktif.
 
Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Sherly Tjoanda, juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai fondasi ketahanan keluarga.

"Kemandirian ekonomi dan ketahanan mental generasi muda bermula dari kekuatan di dalam keluarga. Perempuan yang berdaya secara ekonomi otomatis akan memiliki suara yang lebih lantang dalam menentukan masa depan desanya," ungkap Sherly.
 
Sementara itu, Dewan Pembina ABPEDNAS sekaligus Bendahara Umum Srikandi Jaga Desa, Maya Miranda Ambarsari, menegaskan bahwa tata kelola organisasi yang baik menjadi kunci keberhasilan berbagai program pemberdayaan.
 
"Penguatan ekonomi perempuan desa harus ditopang oleh tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di dalam organisasi. Dengan manajemen yang kuat, kita memastikan setiap program pemberdayaan dan bantuan UMKM tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat desa," ujar Maya Miranda Ambarsari.
 
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan pengurus oleh Sekretaris Jenderal ABPEDNAS. Selanjutnya dilakukan penyerahan bendera pataka kepada jajaran pengurus pusat sebagai simbol dimulainya kepengurusan Srikandi Jaga Desa di seluruh Indonesia.
 
Pada kesempatan yang sama, organisasi juga meluncurkan logo resmi sebagai identitas gerakan perempuan desa. Suasana pelantikan semakin semarak dengan penampilan Paduan Suara Mahasiswa IPB University Agriaswara yang membawakan Mars Srikandi Jaga Desa untuk pertama kalinya.
 
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara simbolis kepada para pengurus yang telah dilantik.
 
Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagoes, mengatakan organisasinya akan menjadi mitra strategis pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat dalam mengawal pembangunan desa.
 
Menurutnya, Srikandi Jaga Desa akan berfokus pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.
 
Secara terpisah, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani dan Ketua Umum ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama menyatakan keterlibatan perempuan dalam sistem pengawasan desa diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan meminimalkan potensi penyimpangan kebijakan.
 
Melalui kolaborasi tersebut, Srikandi Jaga Desa diharapkan dapat memperkuat pembangunan desa sekaligus mendukung terwujudnya visi Membangun Desa, Menata Kota untuk Indonesia Maju.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>