Anggota tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro. Medcom
Anggota tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro. Medcom

Olahraga di Tempat Umum Berisiko Terpapar Covid-19

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Fachri Audhia Hafiez • 28 Juni 2020 21:17
Jakarta: Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengingatkan olahraga di tempat umum berpotensi tinggi terjangkit virus korona (covid-19). Terlebih bagi masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan lain.
 
"Apabila Anda punya penyakit seperti diabetes, hipertensi, gangguan paru dan gangguan ginjal kondisi imunokompromais, penyakit autoimun dan untuk yang sedang hamil sebaiknya hindari olahraga tipe ini," kata Reisa di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Minggu, 28 Juni 2020.
 
Reisa mengatakan olahraga di tengah pandemi covid-19 sejatinya penting untuk mengoptimalkan daya tahan tubuh. Namun pemilihan tipe olahraga juga mesti diperhatikan agar kegiatan tersebut tidak menjadi petaka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Risiko olahraga rendah terhadap kemungkinan terpapar covid-19 adalah kegiatan olahraga yang bisa dilakukan di rumah. Dilakukan sendiri atau dengan anggota keluarga atau menggunakan peralatan sendiri," ujar Reisa.
 
(Baca: Sepeda Lipat Jadi Primadona di Tengah Pandemi Covid-19)
 
Gugus Tugas meminta masyarakat memperhatikan lima hal bila tetap kukuh berolahraga di luar rumah. Pertama, olahraga sebaiknya tanpa berpindah tempat atau sejajar dengan jarak minimal 2 meter dengan orang lain.
 
Kedua, untuk olahraga jalan kaki diberi jarak kurang lebih 5 meter dengan orang di depan. Ketiga, beri jarak 10 meter dengan orang di depan saat berlari. Keempat, bersepeda dengan jaga jarak kurang lebih 20 meter dengan orang di depan.
 
"Kelima setelah berolahraga ingat untuk selalu segera cuci tangan, mandi, ganti pakaian, bersihkan seluruh alat olahraga dan barang bawaan kita seperti handphone kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan desinfektan," tutur Reisa.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif