Ilustrasi Transjakarta. MI/Pius Erlangga
Ilustrasi Transjakarta. MI/Pius Erlangga

Transportasi Harus Mampu Mendorong Ekonomi Nasional di 2045

Theofilus Ifan Sucipto • 28 Desember 2020 18:56
Jakarta: Pendiri Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Suyono Dikun, mengatakan transportasi umum harus mendorong perekonomian nasional pada 2045. Transportasi diyakini menjadi sektor potensial pada 100 tahun Indonesia merdeka.
 
“Transportasi umum di 2045 harus bisa menjadi salah satu lokomotif pendorong ekonomi nasional,” kata Suyono dalam diskusi virtual, Senin, 28 Desember 2020.
 
Suyono menuturkan target ini bukan tanpa dasar. Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Indonesia bahkan diperkirakan masuk lima besar negara dengan ekonomi terbesar,” ujar dia.
 
Suyono mengatakan transportasi bisa menopang ekonomi Indonesia dengan membantu mobilitas orang dan barang. Perpindahan yang cepat dan tepat akan menghemat waktu dan tenaga.
 
Selama ini, pemerintah dinilai baru fokus di sisi makro ekonomi. Sedangkan, sisi mikro ekonomi termasuk transportasi belum fokus dibahas.
 
“Sistem transportasi di 2045 harus jadi sistem yang membangun terus-menerus untuk memperluas jaringan dan simpul transportasi,” papar dia.
 
(Baca: Transportasi Dinilai Tulang Punggung Negara di Tengah Pandemi)
 
Suyono menyebut transportasi umum di 2045 juga harus didukung tata ruang yang baik. Kemudian, ada komitmen dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan mewujudkan transportasi ramah lingkungan.
 
Dia menambahkan transportasi di masa depan perlu menghubungkan antarpulau. Sebab, Indonesia adalah negara kepulauan.
 
“Kemudian transportasi harus terintegrasi dengan kegiatan ekonomi, hemat energi, dan memanfaatkan energi terbarukan,” terang dia.
 
Faktor penting lainnya, menjamin keselamatan dan keamanan penumpang. Supaya minat masyarakat menggunakan transportasi umum terus meningkat dan mimpi mendorong ekonomi nasional terwujud.
 
“Semua itu harus dilakukan jika ingin jadi negara maju melalui transportasi yang maju dan cepat,” kata Suyono.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif