Ditreskrimum dan Biddokes Polda Jateng bersama Tim Inafis Polresta Magelang olah tempat kejadian perkara. Foto: Metro TV
Ditreskrimum dan Biddokes Polda Jateng bersama Tim Inafis Polresta Magelang olah tempat kejadian perkara. Foto: Metro TV

Apa Itu Racun Arsenik? Penyebab Tewasnya Sekeluarga di Magelang

Sri Yanti Nainggolan • 30 November 2022 16:42
Jakarta: Anak kedua, DD, 22, menggunakan racun arsenik untuk membunuh tiga anggota keluarganya di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ia sempat melakukan percobaan pembunuhan dengan zat beracun yang sama.
 
Berdasarkan informasi dalam penyelidikan, polisi mengungkapkan DD mencoba dengan memberikan zat kimia (arsenik) dicampur dalam dawet. Namun, karena dosisnya terlalu rendah atau kurang, sehingga hanya mengakibatkan mual-mual dan tidak sampai menimbulkan kematian.
 
"Ada dua kali percobaan, pertama sempat membelikan dawet untuk beberapa orang, tidak hanya keluarganya, namun tidak sampai mengakibatkan kematian. Zat beracun dibeli secara online," kata Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dilansir dari Antara, Selasa, 29 November 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyampaikan berapa gram zat beracun yang digunakan masih didalami karena yang bersangkutan mengakui menggunakan dua sendok teh dicampur dalam minuman teh dan kopi yang setiap pagi disajikan oleh ibunya.
 

Apa itu zat arsenik?

Dilansir dari Alodokter, zat arsenik adalah racun yang mematikan. Pasalnya, zat ini sulit terdeteksi lantaran tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak memiliki rasa ketika tertelan. Jika racun tersebut masuk ke dalam tubuh, maka seseorang dapat mengalami keracunan.
 
Racun arsenik adalah arsenik buatan atau disebut juga arsenik anorganik. Zat ini umumnya digunakan untuk keperluan pertambangan, industri, dan pertanian. 
 
Baca: 2 Kejanggalan Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Anak Kedua
 

Efek zat arsenik bagi tubuh

Racun arsenik yang masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan dampak berbeda-beda, bergantung dosis dan jangka waktu paparannya. Paparan arsenik dalam kadar yang sangat rendah mungkin tidak berdampak serius pada kesehatan. 
 
Namun, bila paparan zat arsenik dalam jumlah sedang atau besar, maka zat itu dapat menyebabkan keracunan. Berikut adalah gejala keracunan arsenik:
  • Gangguan pencernaan, sepeti nyeri perut, mual, muntah, dan diare
  • Kram otot
  • Gangguan pada otak, seperti sakit kepala, kejang, delirium, dan koma
  • Sesak napas
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kesemutan di jari tangan dan kaki
  • Kulit merah dan bengkak
  • Urin berwarna gelap atau kehitaman
  • Napas dan urine beraroma bawang putih
  • Dehidrasi

Keracunan arsenik dapat menyebabkan kematian jika tak segera mendapat pertolongan. Pada ibu hamil, keracunan arsenik dapat menyebabkan bayi yang dikandungnya meninggal atau lahir dalam keadaan cacat.
 
Sementara itu, seseorang yang terus-menerus terpapar racun arsenik dengan dosis rendah hingga sedang, dalam jangka waktu yang lama, dapat menunjukkan gejala seperti berikut:
  • Kulit menjadi kemerahan atau lebih gelap
  • Munculnya benjolan di kulit yang menyerupai kutil
  • Pembengkakan pada kulit
  • Munculnya garis-garis putih pada kuku jari
  • Kerusakan jantung, hati, ginjal, dan saraf

Orang yang lama terpapar racun arsenik dalam dosis sedang juga berisiko mengalami komplikasi, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
 
(SYN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif