Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Medcom /Hendrik.
Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Medcom /Hendrik.

Kemenhub Terbitkan 4 Aturan Terkait Mobilitas Transportasi

Nasional Kementerian Perhubungan menhub covid-19 Satgas Covid-19 PPKM PPKM Level 2 Aturan Mobilitas Transportasi
Theofilus Ifan Sucipto • 22 Oktober 2021 08:13

Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan sejumlah surat edaran (SE) untuk mengatur pelaku perjalanan di berbagai moda transportasi. Beleid itu untuk meminimalkan penularan covid-19 selama di perjalanan.

“SE ini mengatur hal-hal teknis sebagai petunjuk pelaksanaan bagi para operator, prasarana, dan sarana, maupun bagi para calon penumpang di semua moda transportasi,” kata juru bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Oktober 2021.
 
SE tersebut, yakni SE Kemenhub Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat dan SE Kemenhub Nomor 87 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut.
 
Berikutnya, SE Kemenhub Nomor 88 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi  Udara. Terakhir, SE Kemenhub Nomor 89 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adita mengatakan keempat SE ditetapkan pada Kamis, 21 Oktober 2021 dan berlaku pada tanggal yang sama. Sedangkan SE Kemenhub Nomor 88 Tahun 2021 baru efektif pada Minggu, 24 Oktober 2021 pukul 00.00 WIB.
 
Adita memerinci kapasitas penumpang pesawat diizinkan lebih dari 70 persen. Namun, maskapai wajib menyediakan tiga baris kursi kosong untuk area karantina penumpang bergejala.
 
“Sedangkan kapasitas terminal Bandar Udara maksimal 70 persen dari jumlah penumpang pada jam sibuk di masa normal,” papar dia.
 
Berikutnya, kapasitas transportasi darat di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 maksimal 70 persen. Sementara wilayah dengan PPKM level 1 dan 2 diizinkan 100 persen.
 
Baca: Pemerintah Berpeluang Wajibkan PCR untuk Transportasi Darat dan Laut
 
“Sedangkan untuk transportasi laut di wilayah dengan PPKM level 4 kapasitas maksimal 50 persen, di daerah level 3 kapasitas 70 persen dan di level 1 dan 2 kapasitas maksimal 100 persen,” tutur Adita.
 
Sementara itu, kapasitas maksimal kereta api antarkota sebanyak 70 persen. Kapasitas kereta komuter dalam satu wilayah atau kawasan aglomerasi maksimal adalah 32 persen untuk kereta rel listrik (KRL).
 
“Serta maksimal 50 persen untuk kereta api lokal perkotaan,” ujar Adita.
 
Adita meminta seluruh operator sarana dan prasarana aktif menyosialisasikan ketentuan tersebut. Supaya calon penumpang memahami dan penularan covid-19 bisa dicegah.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif