Ilustrasi Shalat Medcom.id
Ilustrasi Shalat Medcom.id

Tata Cara Sholat Idul Adha Lengkap: Ketentuan, Bacaan, dan Niat

Muhammad Syahrul Ramadhan • 14 Juni 2021 19:51
Jakarta: Sholat Iduladha merupakan ibadah salat sunnah dua rakaat yang dilakukan pada pagi hari di Hari Raya Idul Adha. Salat Idul Adha kedudukannya sama dengan salat Idul Fitri yang dianjurkan dikerjakan secara berjamaah.

Melansir laman NU Online, Syekh M Nawawi Banten dari mazhab Syafi’i ini menjelaskan kedudukan shalat Iduladha dan Idulfitri pada Kitab Nihayatuz Zain sebagai berikut:

“Jenis kedua dari shalat sunnah yang ditentukan waktunya adalah shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah adalah (shalat dua Id, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha). Shalat Id disyariatkan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW," seperti dikutip Medcom.id, Senin, 14 Juni 2021.

Di tengah situasi pandemi covid-19 ini, salat Iduladha dapat dilakukan secara berjamaah di rumah. Ini mengacu pada ketentuan Kementerian Agama pada 2020 lalu.

Selain sama-sama dianjurkan berjamaah, tata cara salat Idul Adha juga sama dengan salat Idul Fitri. Perbedaannya hanya pada bacaan niat.

Berikut tata cara sholat Iduladha yang dikutip Medcom.id dari NU Online:

1. Niat

Ushalli sunnata li 'idil adha rak'ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta'ala

Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."

2.  Takbiratul ihram (rakaat pertama)

3. Membaca Doa Iftitah

Kabiiraw walhamdu lilaahi katsiran wa subhaanallaahi bukrataw wa'ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin, Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil 'aalamiin, Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya: "Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang orang yang menyekutukanNya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri."


4. Takbir sebanyak tujuh kali dan boleh mengangkat tangan ketika takbir. Lalu, membaca kalimat tasbih:

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar

Artinya: "Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar"

5. Setelah akhir takbir ke tujuh, membaca surat Al Fatihah 

6. Dilanjutkan dengan embaca surat di Juz 30 disarankan membaca surat Al- A'la

7. Ruku'

8. I'tidal

9. Sujud

10. Duduk di antara dua sujud

11. Sujud kedua

12. Bangkit dari sujud dan bertakbir


13. Takbir (rakaat kedua) sebanyak lima kali, di antara takbir membaca kalimat tasbih sama seperti sebelumnya

14. Membaca surat Al Fatihah

15. Dilanjutkan dengan membaca surat pendek di juz 30, disarankan membca surat Al- Ghasyiyah

16. Ruku'

17. I'tidal

18. Sujud

19. Duduk di antara dua sujud dengan

20. Sujud kedua

21. Duduk tasyahud

22. Salam

23. Mendengarkan khotbah dengan khusyu

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ACF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>