Ilustrasi ASN. Foto: Medcom.id/Farhan D
Ilustrasi ASN. Foto: Medcom.id/Farhan D

5 Kementerian Ini Perlu Pangkas Eselon III dan IV

Nasional Perampingan Pejabat Eselon
Annisa ayu artanti • 01 Desember 2019 12:45
Jakarta: Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko menyebut ada lima kementerian yang perlu mengimplementasikan teknologi artificial intelligence (AI) sebagai pengganti eselon III dan IV. Sistem AI ini dianggap cocok diterapkan di lima kementerian tersebut.
 
Lima kementerian yang disebut Budiman yakni Kementerian Riset dan Teknologi Tinggi (Kemenristek) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoinfo). Selanjutnya, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
 
"Lalu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)," kata Budiman di kantor Microsoft Indonesia, Jakarta, Minggu, 1 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Kemenristek, AI diharapkan mampu mempersiapkan dunia riset dan pendidikan tinggi terhadap perkembangan teknologi terutama teknologi digital dan neuroscience. Lalu di Kemenaker, AI diharapkan dapat mempersiapkan tenaga kerja yang handal dan siap untuk revolusi industri 4.0.
 
"AI bisa membangun pelatihan untuk tenaga kerja eksisting sehingga bisa mempersiapkan diri terhadap perubahan akibat revolusi industri 4.0," ucap dia.
 
Selanjutnya untuk Kemenkoinfo, AI dinilai bakal memudahkan akses data dan membangun lingkungan dengan keterbukaan terhadap data dan bertanggung jawab. Termasuk, mempersiapkan infrastruktur bank data yang dapat diakses oleh semua pihak.
 
"Kemenperin, AI akan memudahkan melakukan regulasi dan program-program yang ramah untuk pertumbuhan industri digital," katanya.
 
Sedangkan untuk Kemenkeu, kata Budiman, AI akan membangun sistem keuangan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, contohnya blockchain.
 
Inovator 4.0 Indonesia yang juga Worldwide Senior Program Lead of Microsoft, Ferro Ferizka mengatakan penggunaan AI akan menghemat pengeluaran anggaran dana mencapai USD20 juta atau sekitar Rp2,82 triliun (asumsi kurs Rp14.108)
 
"AI dapat menghemat USD20 juta per bulan," pungkasnya.

 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif